SEPUTARPOHUWATO.COM – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P., memberikan arahan tegas saat melakukan kunjungan kerja ke Marsalling Area (MA) Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 915/Bitu’o, Senin (16/03/2026).
Kunjungan tersebut didampingi langsung oleh Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hardo Sihotang, sebagai bagian dari agenda strategis untuk memastikan kesiapan satuan di wilayah jajaran Kodam XIII/Merdeka.
Setibanya di lokasi, Pangdam bersama rombongan menerima paparan mengenai kondisi terkini Marsalling Area Yon TP 915/Bitu’o, mulai dari kesiapan personel, sarana prasarana hingga infrastruktur pendukung lainnya.
Dalam arahannya, Mayjen TNI Mirza Agus menegaskan pentingnya menjaga kualitas fasilitas serta meningkatkan disiplin prajurit dalam menjalankan tugas, khususnya di satuan yang memiliki peran penting dalam pembangunan teritorial.
“Marsalling Area ini adalah titik krusial dalam koordinasi pergerakan dan logistik. Saya ingin memastikan seluruh aspek, baik teknis maupun mental prajurit, berada dalam kondisi prima,” tegasnya.
Jenderal bintang dua ini juga menekankan bahwa kesiapan satuan tidak hanya dilihat dari kelengkapan fasilitas, tetapi juga dari kesiapan mental dan tanggung jawab prajurit dalam mengemban tugas pengabdian kepada masyarakat.
Sementara itu, Danrem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hardo Sihotang menyampaikan komitmen jajarannya untuk menindaklanjuti setiap arahan yang diberikan Pangdam.
“Kami siap menindaklanjuti seluruh arahan Pangdam demi meningkatkan kualitas operasional Yon TP 915/Bitu’o, terutama dalam mendukung program pembangunan di wilayah,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pangdam XIII/Merdeka juga menyerahkan bantuan berupa satu unit mesin rumput untuk mendukung pemeliharaan pangkalan, serta paket obat-obatan kesehatan guna menunjang kesejahteraan prajurit.
Kunjungan ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi seluruh prajurit untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga kesiapan dalam menjalankan tugas-tugas strategis di wilayah.


























