SEPUTARPOHUWATO.COM – Pelayanan Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Marisa kembali menjadi sorotan. Sejumlah nasabah di Kabupaten Pohuwato mengaku kecewa dengan sistem dan pelayanan yang dinilai tidak berpihak pada kebutuhan mereka, terutama di momen menjelang Lebaran 2026.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (17/03/2026) sekitar pukul 15.10 Wita di Kantor Cabang BRI Marisa, Kabupaten Pohuwato. Seorang ibu yang enggan disebutkan identitasnya inipun mengaku kecewa berat setelah dirinya gagal melakukan transaksi tunai di mesin ATM BRI.
Alih-alih bisa menarik uang, ibu yang diketahui sebagai ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato ini justru diminta sistem untuk melakukan perubahan data pribadi.
“Sudah dua kali saya ikuti petunjuk mesin ATM nya, tapi tetap gagal transaksi. Tidak tahu juga penyebabnya apa,” ungkapnya dengan nada kesal.
Bukan cuma itu, ibu ini juga mengaku harus kembali mengantre di bagian customer service (CS) untuk melakukan pembaruan data. Padahal, kata dia, saat itu dirinya sedang terburu-buru.
Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk membayar upah pekerjanya yang sudah sedari tadi menunggu di lokasi ATM.
“Butul so kecewa poli kita ini dengan BRI, masa setiap transaksi tunai berulang tiba-tiba disuruh ubah data. Padahal saya buru-buru dan harus membayar upah anak buah,” ujarnya.
Ibu asal Marisa ini bahkan menyebut sudah tiga kali mengalami kejadian serupa dan harus bolak-balik ke CS hanya untuk mengurus perubahan data.
“Kasihan anak buah pak, harus menunggu saya sampai besok pagi untuk antre lagi. Saya sudah tiga kali bolak-balik urus ini,” tambahnya.
Seharusnya, kata dia lagi, di momen menjelang Hari Raya Idul Fitri seperti sekarang, pelayanan perbankan lebih dimaksimalkan karena tuntutan kebutuhan masyarakat juga meningkat.
“Kalau tidak mau nasabah kecewa, tolong diperbaiki sistemnya lah,” tegasnya.
Keluhan serupa juga disampaikan oleh seorang nasabah lain yang mengaku kecewa karena tidak mendapatkan pelayanan saat ingin melakukan klaim di customer service (cs).
“Saya sempat klaim tadi di dalam, tapi saat mau ke CS, pihak teller bilang bahwa pelayanan sudah ditutup, nanti kembali lagi besok. Padahal dorang (mereka) masih ada di dalam kantor dan jam baru menunjukkan jam 3 sore,” ujarnya.
Tim redaksi pun kemudian mencoba mengonfirmasi keluhan tersebut ke pihak BRI Marisa melalui pimpinan cabangnya. Namun, salah satu petugas menyampaikan bahwa pelayanan telah ditutup.
Padahal, berdasarkan pantauan di lokasi, mobil operasional pimpinan cabang masih terparkir di halaman kantor dan waktu saat itu baru menunjukkan pukul 15.15 Wita.
“Pelayanan so tutup pak, kalau bisa nanti urus besok saja,” pungkasnya
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BRI Cabang Marisa terkait keluhan para nasabah tersebut.




























