SEPUTARPOHUWATO.COM – Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga mengungkap kisah perjuangan dan kesuksesan Mahmud Pateda atau yang akrab disapa Cian di hadapan keluarga besar Pateda Looloopo dalam kegiatan Silaturahim Akbar yang berlangsung di kediaman Cian, Sabtu (09/05/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menebar Berkah, Memperkuat Persaudaraan Kasih Sayang Tanpa Batas” itu berlangsung penuh kehangatan dan dihadiri keluarga besar Pateda dari berbagai daerah.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, Ketua Kerukunan Pateda Provinsi Gorontalo Ramli Pateda, serta sejumlah tokoh masyarakat dan keluarga besar Pateda.
Dalam sambutannya, Bupati Saipul menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas terselenggaranya Silaturahim Akbar yang dinilainya mampu memperkuat hubungan persaudaraan antarkeluarga.
“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato, saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh keluarga besar Pateda yang hadir di Kabupaten Pohuwato,” ujar Saipul.
Menurutnya, antusiasme keluarga besar Pateda yang hadir dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa nilai persaudaraan dan silaturahim masih terjaga dengan baik.
“Sungguh luar biasa. Saya tidak menyangka bahwa keluarga besar Pateda yang berhimpun dalam kegiatan ini begitu banyak. Ini menunjukkan bahwa semangat persaudaraan dan silaturahim masih sangat kuat,” katanya.
Pada kesempatan itu, Saipul turut mengenang perjalanan hidup Mahmud Pateda yang menurutnya menjadi salah satu contoh nyata tentang perjuangan, ketekunan, dan kerja keras.
Bupati menceritakan masa ketika dirinya bersama sejumlah tokoh dan masyarakat bekerja di kawasan pertambangan seluas kurang lebih 100 hektare yang saat itu menjadi tempat berkumpulnya ribuan pekerja dari berbagai daerah.
Menurut Saipul, dirinya pernah dipercaya mengelola aktivitas pertambangan tersebut dan harus mengatur ribuan pekerja dengan latar belakang yang beragam.
Di tengah aktivitas pertambangan itu, Mahmud Pateda juga menjadi salah satu pekerja yang menjalani profesinya dengan penuh semangat.
“Saudara Mahmud Pateda saat itu bekerja membawa material dari lubang menuju tromol. Seiring berjalannya waktu, kami sudah tidak lagi berada di lokasi tersebut, namun saudara Cian tetap bertahan dan terus menekuni pekerjaannya,” ungkap Saipul.
Ia menjelaskan bahwa dari sekian banyak pekerja yang pernah bekerja di kawasan tambang tersebut, Mahmud Pateda termasuk sosok yang tetap bertahan dan terus berjuang meski menghadapi berbagai tantangan.
Bahkan setelah berpindah ke wilayah Tomula, Cian tetap melanjutkan usahanya hingga akhirnya berhasil meraih kesuksesan.
“Dari sekian banyak pekerja tambang pada waktu itu, saudara Cian termasuk yang bertahan dan terus berjuang. Kemudian beliau berpindah ke Tomula dan terus menekuni usahanya. Alhamdulillah, dari ketekunan dan perjuangannya, akhirnya membuahkan hasil hingga saat ini,” tuturnya.
Bupati Saipul menilai kisah hidup Mahmud Pateda menjadi inspirasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, bahwa keberhasilan dapat diraih melalui kerja keras, kesabaran, dan ketekunan.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Pohuwato merasa bangga melihat putra daerah yang mampu bangkit dan membangun kehidupan yang lebih baik melalui perjuangan yang panjang.
Kisah sukses Mahmud Pateda yang disampaikan Bupati Saipul pun menjadi salah satu momen yang paling berkesan dalam Silaturahim Akbar keluarga besar Pateda Looloopo, sekaligus memperkuat pesan tentang pentingnya menjaga persaudaraan, kebersamaan, dan semangat saling mendukung dalam keluarga.













