Scroll untuk baca artikel
Daerah

Jessica Fauziyah Ucap Dua Kalimat Syahadat di Pohuwato, Alasan Masuk Islam Menyentuh Hati

8
×

Jessica Fauziyah Ucap Dua Kalimat Syahadat di Pohuwato, Alasan Masuk Islam Menyentuh Hati

Sebarkan artikel ini
Jessica Fauziyah resmi memeluk agama Islam di Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato. Prosesi syahadat dipimpin KH Lukmanul Hakim Abubakar dan disaksikan Bupati Saipul A. Mbuinga.

SEPUTARPOHUWATO.COM – Lantunan takbir “Allahu Akbar” menggema di Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato sesaat setelah Jessica Fauziyah mengucapkan dua kalimat syahadat dan resmi memeluk agama Islam, Jum’at (31/07/2026).

Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti prosesi yang disaksikan para jemaah, tokoh agama, serta sejumlah pejabat daerah yang hadir di Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato.

Prosesi pengucapan ikrar syahadat dipimpin langsung oleh KH Lukmanul Hakim Abubakar, Lc., M.Pd.I., dan berlangsung dengan lancar.

Turut menyaksikan momen tersebut Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Zulkifli Umar, Ketua Takmir Masjid Agung Baiturrahim Arman Mohamad, Hakimu lo Pohuwato, Ustaz Wisno Pakaya, Ustaz Kasim Badu, Kepala Desa Botubilotahu One Mbuinga, beserta pengurus Takmir dan jemaah masjid.

Sebelum menjadi mualaf, perempuan yang sebelumnya bernama Jessica Elizabet Girato itu diketahui memeluk agama Kristen. Namun, ia menegaskan keputusan memeluk Islam sepenuhnya lahir dari keyakinan pribadinya tanpa ada paksaan dari pihak mana pun.

“Ya, ini keinginan saya sendiri untuk pindah agama karena sejak dulu saya tertarik dengan ajaran Islam. Alhamdulillah, hari ini keinginan itu bisa terwujud. Semua berasal dari hati saya sendiri tanpa ada paksaan dari siapa pun,” ujar Jessica usai prosesi syahadat.

Pengakuan tersebut sontak menyentuh hati para jemaah yang hadir. Keputusan perempuan berusia 23 tahun itu untuk memeluk Islam disebut sebagai perjalanan spiritual yang telah lama ia yakini.

Jessica yang lahir di Bitung pada 23 Januari 2003 mengaku baru sekitar sepekan berada di Marisa. Warga Desa Songa, Kecamatan Bacan Timur Tengah, Kabupaten Halmahera Selatan, Provinsi Maluku Utara itu mengatakan kedatangannya ke Kabupaten Pohuwato memang memiliki satu tujuan, yakni mengucapkan syahadat dan menjadi seorang muslimah.

Usai prosesi, KH Lukmanul Hakim Abubakar memberikan nasihat agar Jessica terus belajar memahami ajaran Islam secara bertahap, mulai dari tata cara bersuci, salat, membaca Al-Qur’an hingga mengamalkan akhlak mulia dalam kehidupan sehari-hari.

Ia juga menjelaskan bahwa seseorang yang memeluk Islam dengan tulus akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.

“Mulailah belajar mengenal Islam lebih dalam, mulai dari tata cara salat, bersuci, membaca Al-Qur’an hingga memahami akhlak seorang muslim. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan menguatkan langkahmu dalam menapaki kehidupan sebagai seorang muslimah,” pesan KH Lukmanul Hakim Abubakar.

Sementara itu, Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga menyampaikan rasa syukur atas bertambahnya saudara seiman di Kabupaten Pohuwato.

Menurutnya, hidayah merupakan anugerah Allah SWT yang tidak dapat dipaksakan oleh siapa pun. Karena itu, keputusan Jessica memeluk Islam merupakan pilihan yang harus dihormati dan didukung dengan pembinaan yang baik.

“Saya bersyukur dan turut berbahagia atas keputusan yang diambil saudari Jessica. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan, keistiqamahan, serta hidayah untuk terus mendalami ajaran Islam.”

“Kami berharap para pembimbing, pengurus masjid, dan masyarakat dapat mendampingi serta membimbing beliau agar semakin memahami nilai-nilai Islam dengan baik,” ujar Saipul.

Bupati juga mengajak seluruh umat Islam di Kabupaten Pohuwato untuk menerima Jessica sebagai bagian dari keluarga besar umat Islam dengan penuh kasih sayang dan semangat persaudaraan.

“Mari kita rangkul saudari Jessica dengan akhlak yang baik, berikan contoh kehidupan Islami yang penuh kedamaian, serta bantu beliau dalam proses belajar. Semoga keputusannya hari ini menjadi awal kehidupan yang lebih baik, penuh keberkahan, dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” tutup Saipul.

Example 300250