Scroll untuk baca artikel
Daerah

Polisi Bongkar Fakta Kecelakaan Ekskavator di PETI Tomula, Siapa Penanggung Jawabnya?

12
×

Polisi Bongkar Fakta Kecelakaan Ekskavator di PETI Tomula, Siapa Penanggung Jawabnya?

Sebarkan artikel ini
Lokasi kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Tomula, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato

SEPUTARPOHUWATO.COM – Kecelakaan kerja yang terjadi di lokasi Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) Tomula, Desa Hulawa, Kecamatan Buntulia, Kabupaten Pohuwato, kini menjadi perhatian aparat kepolisian.

Insiden yang mengakibatkan tiga orang mengalami luka serius itu telah masuk dalam tahap penyelidikan oleh Polres Pohuwato untuk mengungkap penyebab pasti kejadian serta pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas pertambangan tersebut.

Peristiwa itu terjadi pada Rabu (2/9/2026) saat sebuah ekskavator yang berada di lokasi tambang tiba-tiba tergelincir dan menimpa area di sekitar alat berat.

Akibatnya, tiga orang yang berada di dekat ekskavator menjadi korban. Mereka masing-masing diketahui bernama Rendi Suleman, Alexander, dan Ridwan Mbuinga.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah seorang korban diduga merupakan operator alat berat tersebut.

Kecelakaan diduga bermula ketika ekskavator sedang menjalani proses perbaikan. Saat itu, terdapat pekerjaan pengelasan pada bagian bucket alat berat yang berada di kawasan tebing dekat titik aktivitas pertambangan.

Namun dalam proses tersebut, ekskavator tiba-tiba tergelincir hingga menyebabkan tiga orang yang berada di sekitarnya mengalami luka serius.

Salah satu korban dilaporkan mengalami patah pada bagian pinggang, sementara korban lainnya mengalami patah kaki. Korban ketiga mengalami sejumlah luka di beberapa bagian tubuh.

Ketiganya kemudian mendapatkan penanganan medis. Bahkan, salah seorang korban dikabarkan harus dirujuk ke rumah sakit di Kota Gorontalo untuk menjalani perawatan lebih lanjut.

Humas Polres Pohuwato, Bripka Dersi Akim, membenarkan bahwa aparat kepolisian telah turun ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan.

Menurutnya, langkah tersebut dilakukan atas perintah langsung Kapolres Pohuwato guna mengumpulkan fakta-fakta yang berkaitan dengan insiden tersebut.

“Sudah, Polres Pohuwato sudah turun atas perintah Bapak Kapolres. Ini bagian dari proses penyelidikan, termasuk nanti akan memanggil saksi-saksi, termasuk pemilik lokasi,” kata Bripka Dersi Akim, Sabtu (5/9/2026).

Bintara senior ini menjelaskan, selain melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan keterangan awal, penyidik juga akan meminta keterangan dari sejumlah saksi yang mengetahui aktivitas di lokasi tambang sebelum kecelakaan terjadi.

Tak hanya itu, pihak yang disebut sebagai pemilik atau penanggung jawab lokasi pertambangan juga akan dipanggil untuk memberikan penjelasan kepada penyidik.

Meski demikian, hingga saat ini polisi belum mengungkap secara rinci hasil pemeriksaan awal maupun barang bukti yang telah diamankan dari lokasi kejadian.

Penyelidikan tersebut dinilai penting untuk menjawab berbagai pertanyaan yang muncul pascakecelakaan, termasuk terkait penerapan standar keselamatan kerja di area pertambangan ilegal tersebut.

Selain itu, aparat kepolisian juga diharapkan dapat mengungkap siapa pihak yang bertanggung jawab atas aktivitas PETI Tomula, yang selama ini menjadi salah satu lokasi pertambangan emas tanpa izin di Kabupaten Pohuwato.

Hingga berita ini diterbitkan, proses penyelidikan oleh Polres Pohuwato masih terus berjalan dan belum ada pihak yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Example 300250