Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Daerah

Diduga Ada Permainan Solar Subsidi, Nama Kadis Pertanian Pohuwato Disebut-sebut, Keuntungan Capai…

33
×

Diduga Ada Permainan Solar Subsidi, Nama Kadis Pertanian Pohuwato Disebut-sebut, Keuntungan Capai…

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi
Example 468x60

SEPUTARPOHUWATO.COM – Dugaan praktik penyelewengan BBM subsidi jenis solar di Kabupaten Pohuwato mulai menyeret nama oknum pejabat daerah.

Tokoh masyarakat Pohuwato, H. Ismail Hippy, secara terbuka mempertanyakan mekanisme penerbitan surat rekomendasi BBM subsidi yang dikeluarkan oleh Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato.

Haji Cuu sapaan akrab H. Ismail Hippy mengungkapkan, ada dugaan permainan dalam distribusi solar subsidi untuk alat dan mesin pertanian (alsintan), termasuk dugaan keterlibatan oknum calo yang dipercaya memegang sejumlah surat rekomendasi.

“Jadi, yang kasih keluar surat rekomendasi ini adalah kepala Dinas Pertanian,” ungkap Ismail.

“Itu semua ada 30 unit tractor jonder, 50 unit hand tractor, ke mana itu uangnya? Nah, ke siapa? Ya, ke kepala dinas,” katanya lagi.

Pegiat Lembaga Pemantau Kinerja Pemerintah (LPKP) ini juga mengungkapkan, bahwa untuk harga pengambilan BBM subsidi di SPBU Marisa hanya sekitar Rp238 ribu per galon, namun kemudian dijual kembali hingga Rp700 ribu per galon.

“Pengambilan di Pertamina itu Rp238 ribu per galon, karena subsidi dan bayarnya Rp350 ribu, nah mereka jual ini Rp700 ribu per galon. Hampir Rp350 ribu mereka punya untung di setiap galon,” beber Haji Cuu.

Tak hanya itu, orang yang dikenal vokal dalam menyuarakan isu-isu sosial ini juga menyoroti adanya seorang oknum berinisial MM yang diduga memegang banyak surat rekomendasi BBM subsidi.

“Nah, kenapa dia pegang surat rekomendasi itu ? Apa depe kapasitas ? tidak tau apa, pegawai pertanian juga tidak. Dia itu kan peluncurnya kadis,” tegasnya.

Menurut Haji Cuu, MM ini diduga menjadi pihak yang mengatur distribusi solar subsidi dan menjual kembali BBM tersebut demi keuntungan pribadi.

“Berarti ngana tau ini permainan kadis. Gas dulu, angkat ini berita dan tangkap,” tambahnya.

Dugaan penyelewengan BBM subsidi seperti solar memang kerap terjadi melalui celah surat rekomendasi pembelian dari instansi terkait, termasuk Dinas Pertanian.

Modus yang digunakan biasanya dengan memanfaatkan rekomendasi untuk memperoleh kuota besar BBM subsidi, lalu dijual kembali secara ilegal.

Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato, Kamri Alwi, saat dikonfirmasi kru redaksi seputarpohuwato.com, pada Senin (01/06/2026) malam, membantah tudingan tersebut.

“Itu kan dugaan. Makanya saya bilang kalau ada hal-hal begitu di lapangan, saya akan tarik dan saya matikan,” kata Kamri.

Mantan Kabag ULP ini menjelaskan, bahwa MM ini sebenarnya hanya diberi kuasa oleh beberapa operator alsintan untuk mengantri BBM subsidi di SPBU Marisa.

“Nah, si MM ini perannya yang dikuasakan oleh operator untuk mengantri BBM bersubsidi jenis solar di Pertamina,” jelasnya.

Menurut Kamri, para operator alsintan ini mengaku bahwa mereka tidak memiliki cukup waktu untuk mengantri solar subsidi sehingga memberikan kuasa kepada MM.

Namun, dirinya menduga MM justru memanfaatkan kondisi tersebut untuk kepentingan pribadi.

“Bisa jadi dia kalau dapat tiga galon, mungkin dua galon dia kasih ke operator dan satu dia ambil. Cuma karena ini ada laporan maka saya akan tarik itu, saya matikan,” ujarnya.

Saat ini, kata Kamri, pihaknya akan berkoordinasi dengan Pertamina Marisa untuk kemudian memperbaiki mekanisme distribusi BBM subsidi sektor pertanian.

Ke depan, katanya lagi, untuk penyaluran BBM subsidi akan dipusatkan melalui brigade pangan yang sudah dibentuk sebelumnya.

“Jadi semua akan di drop ke situ, ngambilnya nanti di situ supaya untuk menghindari rekomendasi-rekomendasi BBM yang selalu mereka manfaatkan,” katanya.

Meski begitu, Kamri secara tegas mengatakan bahwa dirinya tidak pernah menunjuk langsung MM ataupun menerima keuntungan atau sesuatu dari aktivitas tersebut.

“Hanya saja yang saya tidak terima bahwa yang bersangkutan (MM) itu dituduh saya yang tunjuk, kalau setiap dia melakukan transaksi tentu dia kasih bagian ke saya. Coba tanyakan pernah tidak saya minta-minta uang sama dia,” tegasnya.

Bahkan, Kamri mengaku baru mengetahui dugaan penyalahgunaan itu setelah adanya laporan ini.

“Sepanjang tidak ada laporan saya tidak bisa menuduh. Nah dengan adanya laporan ini saya juga terbantu, maka saya akan tarik itu, saya matikan,” pungkasnya.

Example 300250
Example 120x600