SEPUTARPOHUWATO.COM – Kabar baik datang bagi masyarakat nelayan di Kabupaten Pohuwato. Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI kembali melanjutkan tahapan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih dengan memulai survei topografi di sejumlah lokasi, Sabtu (02/05/2026).
Survei tersebut dilakukan langsung oleh tim surveyor dari KKP RI sebagai bagian dari persiapan pembangunan fisik kawasan Kampung Nelayan Merah Putih di wilayah Pohuwato.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pohuwato, Refli Basir, S.E, mengatakan bahwa survei kali ini difokuskan pada pemetaan kondisi lahan dan pengumpulan data teknis di lapangan.
“Survei topografi ini dilakukan untuk mengukur, memetakan, dan memverifikasi data tanah. Termasuk pengukuran kontur, elevasi, dan batas bidang tanah,” ujar Refli Basir.
Menurutnya, data hasil survei sangatlah penting untuk kemudian memastikan rencana pembangunan nantinya sesuai dengan kondisi lokasi yang sebenarnya.
Adapun lokasi surveinya, kata Refli, dilakukan di tiga desa yang sebelumnya telah melalui tahap peninjauan awal. Ketiga desa tersebut yakni Desa Bumbulan, Kecamatan Paguat, Desa Wonggarasi Timur, Kecamatan Wanggarasi, serta Desa Torosiaje Jaya, Kecamatan Popayato.
Pejabat yang memulai kariernya sebagai penyuluh perikanan inipun menjelaskan, bahwa survei topografi ini merupakan langkah awal yang sangat krusial sebelum pembangunan fisik dimulai.
“Dengan data yang akurat, perencanaan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih bisa disusun lebih tepat, efektif, dan sesuai kebutuhan masyarakat nelayan,” jelasnya.
Pria dengan jabatan terakhir sebagai Kepala Dinas PMD Pohuwato itu pun berharap seluruh tahapannya bisa berjalan lancar sehingga program tersebut segera terealisasi dan memberi manfaat besar bagi nelayan di daerah berjuluk ‘Bumi Panua’ itu.





























