SEPUTARPOHUWATO.COM – Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Buntulia Jaya, Kecamatan Duhiadaa, Kabupaten Pohuwato, Selasa (16/06/2026) malam.
Insiden yang melibatkan satu unit mobil Toyota Agya dengan dua sepeda motor Honda Beat dan Honda Vario itu terjadi sekitar pukul 21.40 Wita, tepatnya di kompleks SPBU Marisa, dekat Kantor Bank Mandiri Cabang Pohuwato.
Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.
Salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian, Dedi, mengungkapkan kronologi awal kecelakaan tersebut.
Menurutnya, mobil Toyota Agya melaju dari arah selatan menuju Buntulia.
Namun, saat berkendara, sandal pengemudi diduga terjepit di pedal gas.
“Sandalnya terjepit di pedal gas. Saat pengemudi membungkuk untuk mencabut sandal yang terjepit, pedal gas tanpa sengaja terinjak dan setir langsung mengarah ke kiri,” ujar Dedi kepada seputarpohuwato.com.
Akibatnya, mobil tersebut menghantam dua sepeda motor yang sedang terparkir di pinggir jalan, yakni Honda Beat dan Honda Vario.
Tak hanya itu, sebuah counter pulsa yang berada di sekitar lokasi juga ikut terdampak hantaman mobil.
Warga menyebut kendaraan tersebut baru dibeli sekitar tiga bulan lalu.
Meski kerugian material cukup besar, warga dan pihak terkait memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara musyawarah karena tidak ada korban dalam kejadian itu.
“Sudah dibicarakan baik-baik. Karena tidak ada korban, kerusakan motor dan counter akan ditanggung oleh pengendara mobil,” kata Dedi.
Ia menambahkan, pengemudi mobil merupakan warga Buntulia dan bersedia bertanggung jawab atas seluruh kerugian yang ditimbulkan.
Pantauan di lokasi, dua unit sepeda motor terlihat terjatuh di samping mobil dengan kondisi rusak cukup parah.
Benturan keras juga mengakibatkan bagian depan Toyota Agya mengalami kerusakan serius.
Airbag mobil mengembang, radiator pecah, dan bodi bagian depan tampak ringsek.
Hingga berita ini diterbitkan, sejumlah warga masih tampak mengerumuni lokasi kejadian untuk melihat kondisi kendaraan yang terlibat kecelakaan.













