SEPUTARPOHUWATO.COM – Desa Bulangita, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, kembali menerima bantuan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui program PLN Peduli, Selasa (28/07/2026).
Kali ini, bantuan diberikan kepada kelompok UMKM Bulangita Kreatif yang bergerak di bidang meubel dan kerajinan kayu sebagai upaya mendorong peningkatan produktivitas usaha sekaligus membuka peluang lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Kegiatan penyerahan bantuan berlangsung di Desa Bulangita dan dihadiri Camat Marisa Usman Hadis Bay, Junior Officer Pengadaan Tanah dan Pengendalian ROW PLN UPP Sulut UIP Sulawesi Solihin Thalib, Kepala Desa Bulangita Fendi Diange, penerima bantuan CSR, serta aparatur desa.
Kepala Desa Bulangita, Fendi Diange, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kepedulian PLN yang kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat di desanya.

Menurut Fendi, bantuan tersebut tentu akan menjadi tambahan modal bagi kelompok UMKM Bulangita Kreatif untuk mengembangkan usaha yang selama ini dijalankan.
“Insya Allah dengan adanya bantuan dari PLN ini akan menambah usaha kelompok. Bantuan ini menjadi modal utama bagi kelompok dan semoga membawa keberkahan dari Allah SWT,” ujarnya.
Kades Fendi mengatakan, bahwa Pemerintah Desa Bulangita tidak memiliki kata lain selain menyampaikan terima kasih kepada PLN yang terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat.
Bantuan yang diterima tahun ini, ungkap Kades Fendi, merupakan kali kedua Desa Bulangita memperoleh program CSR dari PLN.
Sebelumnya, pada 2019, PLN telah menyalurkan bantuan untuk sektor pendidikan berupa perangkat komputer dan printer bagi salah satu sekolah dasar di desa tersebut.
“Alhamdulillah ini merupakan kegiatan kedua, kami menerima bantuan dari PLN. Kami berharap manfaat seperti ini tidak hanya dirasakan Desa Bulangita, tetapi juga desa-desa lain dan kecamatan lainnya di Kabupaten Pohuwato,” katanya.
Sementara itu, Camat Marisa, Usman Hadis Bay, memberikan apresiasi terhadap program PLN Peduli yang dinilai memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM.

Menurutnya, kehadiran PLN tidak hanya dirasakan melalui layanan kelistrikan, tetapi juga lewat berbagai program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Sebagai pemerintah kecamatan, kami sangat mengapresiasi program PLN Peduli. Masyarakat memang membutuhkan PLN, apalagi ketika PLN juga hadir dengan kepedulian sosial seperti ini tentu semakin dicintai masyarakat,” ujar Usman.
Mantan Kepala Bagian Prokopim Setda Kabupaten Pohuwato ini juga mengapresiasi dedikasi petugas PLN dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan.
Menurutnya, petugas PLN itu selalu sigap menangani gangguan listrik, bahkan hingga larut malam.
“Saya sendiri sering menyaksikan petugas PLN bekerja sampai tengah malam. Bahkan ketika terjadi gangguan listrik di rumah dinas camat, cukup menghubungi petugas melalui WhatsApp, dua menit saja mereka langsung datang dan memberikan pelayanan dengan cepat,” tuturnya.
Mantan Kepala Bidang Mutasi BKPSDM Pohuwato inipun berharap program bantuan TJSL PLN terus berlanjut dan dapat menjangkau lebih banyak desa sehingga manfaat sosialnya semakin luas dirasakan masyarakat.
Di sisi lain, Junior Officer Pengadaan Tanah dan Pengendalian ROW PLN UPP Sulut UIP Sulawesi, Solihin Thalib, menjelaskan bahwa program TJSL merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan.

Selain memiliki tugas menyediakan pasokan listrik bagi masyarakat, Solihin bilang, PLN juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung pembangunan sosial, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“PLN bukan hanya memiliki amanah menyalurkan listrik, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial kepada masyarakat. Program CSR ini merupakan investasi sosial yang memang menjadi bagian dari komitmen perusahaan,” jelas Solihin.
Dia menjelaskan, pada tahun sebelumnya PLN telah menyalurkan bantuan budidaya ikan kepada kelompok nelayan di Kecamatan Paguat serta bantuan penghijauan dan agrowisata di Kecamatan Buntulia.
Tahun ini, kata Solihin, Kecamatan Marisa mendapat giliran melalui penyaluran bantuan kepada UMKM Bulangita Kreatif yang bergerak di bidang meubel dan pengrajin kayu.
Solihin berharap bantuan tersebut mampu meningkatkan kapasitas produksi kelompok usaha, memperluas pasar, sekaligus menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat sekitar.
“Kami berharap usaha ini terus berkembang, kualitas produknya semakin baik, pesanan semakin banyak, dan pada akhirnya mampu membuka lapangan pekerjaan. Bantuan ini juga diharapkan dapat dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya agar manfaatnya dirasakan dalam jangka panjang,” pungkasnya.













