• Latest
  • Trending
Lahan kebun milik NA seluas kurang lebih 2 hektare rusak parah akibat buangan sedimen dari aktivitas tambang emas tanpa izin (PETI).

Kebun Warisan untuk Anak Cucunya Rusak, Korban Sedimentasi Tambang Bulangita Ngamuk Minta Ganti Rugi Rp200 Juta

01/03/2026

Disambut Adat Bajo, Survei KNMP di Torosiaje Jaya Penuh Harapan

15/04/2026

Tak Cuma Bagi Sertifikat! Bupati Pohuwato Bongkar Misi Besar Reforma Agraria

14/04/2026
Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga (tengah) saat melakukan mediasi sengketa lahan antara warga Popayato Timur dan pihak perusahaan, di rumah jabatan Bupati Pohuwato, Selasa 14 April 2026. (Foto: IOne)

Drama Lahan di Popayato Timur! Warga vs Perusahaan Dipertemukan, Ini Hasilnya

14/04/2026

Kades di Buntulia Terseret Kasus PETI, Diduga Jadi Pemodal, Polisi: Tak Ada Ampun

13/04/2026
Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga saat mendampingi tim KKP RI bersama Kadis Perikanan Refli Basir, di TPI Paguat, Senin (13/04/2026).

Bukan Sekadar Tempat Pelelangan Ikan, Kawasan Paguat Disiapkan Jadi Kampung Nelayan Modern

13/04/2026

Sempat Vakum Saat Ramadan, CFD Pohuwato Kembali Digelar, Warga dan ASN Langsung Membludak

12/04/2026

Momen Haru Sertijab Kasdam XIII/Merdeka, Pangdam Sampaikan Pesan Khusus untuk Pejabat Lama dan Baru

11/04/2026

Libatkan BPN hingga Perusahaan, Pemkab Pohuwato Serius Percepat Sertipikasi Lahan Warga Popayato Timur

10/04/2026

Seharusnya Aman, Tapi Banyak Masalah, Ini Penyebab Dugaan Penyimpangan Dana Desa di Pohuwato

09/04/2026

Tanam Padi 10.000 Hektar di Pohuwato Dimulai, Wagub Gorontalo Turun Tangan, Target 80 Persen Akhir April

09/04/2026

HMI Bongkar 7 Kasus Mengendap di Pohuwato, Kasat Reskrim Baru Diminta Jangan Tebang Pilih

09/04/2026

Isi Kekosongan Jabatan, 6 Kepsek di Pohuwato Akhirnya Dilantik

08/04/2026
ADVERTISEMENT
Seputar Pohuwato
Kamis, 16 April, 2026
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Entertainment
No Result
View All Result
Seputar Pohuwato
No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Entertainment

Kebun Warisan untuk Anak Cucunya Rusak, Korban Sedimentasi Tambang Bulangita Ngamuk Minta Ganti Rugi Rp200 Juta

Christoffel by Christoffel
01/03/2026
in Daerah
0
Lahan kebun milik NA seluas kurang lebih 2 hektare rusak parah akibat buangan sedimen dari aktivitas tambang emas tanpa izin (PETI).

Lahan kebun milik NA seluas kurang lebih 2 hektare rusak parah akibat buangan sedimen dari aktivitas tambang emas tanpa izin (PETI).

36
SHARES
192
VIEWS

SEPUTARPOHUWATO.COM – Sengketa lahan akibat dugaan sedimentasi tambang memanas di Desa Bulangita, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato. Seorang warga berinisial NA mengaku lahan kebun miliknya seluas kurang lebih 2 hektare rusak parah akibat buangan sedimen dari aktivitas tambang emas tanpa izin (PETI).

Tak tanggung-tanggung, NA pun kini menuntut ganti rugi hingga Rp200 juta.

Kepada seputarpohuwato.com, Minggu (01/03/2026), NA mengaku sudah berulang kali mendatangi pemerintah desa untuk meminta mediasi. Bahkan, dirinya sudah tujuh atau delapan kali mencoba menemui Kepala Desa Bulangita.

“Namun, saya pe upaya itu tidak ada kepedulian penuh dari pemerintah desa. Ini rapat saja sudah tiga kali digelar tapi tidak ada penyelesaian. Saya pe maksud ganti rugi saja lahan ini Rp60 juta pas di awal-awal itu, tapi ini tidak ada inisiatif. Nanti saat saya melapor baru itu dorang mo pikirkan, itupun hanya Rp30 juta, saya tolak waktu itu,” ujar NA.

Menurutnya, kebun miliknya tersebut awalnya dibeli untuk persiapan pensiun atau hari tua nanti dan akan diwariskan kepada anak serta cucu-cucunya.

Di atas lahan itu, NA mengaku terdapat sekitar 30 pohon kelapa, dan jika ditanami jagung bisa menghasilkan hingga empat sak sekali panen dengan nilai puluhan juta rupiah. Namun hingga kini, lahan tersebut sudah tak bisa lagi digarap.

“Terus pertanyaannya baru mau dibikin apa lagi itu lahan kalau so bagitu? Saya tidak bisa garap lagi itu lahan, sehingga itu saya meminta pembayaran ganti rugi lahan sebesar Rp200 juta,” tegasnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Memang, ungkap NA, pada Kamis (26/02/2026) dirinya sempat mendatangi Polres Pohuwato untuk melaporkan persoalan tersebut tapi sempat dimediasi oleh salah satu penyidik dengan pelaku usaha berinisial KH.

Menurut NA, saat itu pihak kepolisian turun langsung ke lokasi dan melakukan dokumentasi. Dari hasil pengecekan di lapangan, NA mengklaim buangan sedimen dari aktivitas tambang memang mengarah langsung ke lahannya.

“Dan ternyata setelah di kroscek saat dilokasi benar karena buangannya sedimen dari oknum pelaku usaha KH langsung ke lahan kebun miliknya,” ucap NA.

Lokasi diduga milik salah satu pelaku usaha KH di Tambang Bulangita

“Nah, ini kan posisinya tambang ilegal. Semestinya ada kepedulian dari pemerintah desa untuk memberhentikan ini. Kenapa pemerintah desa cuma diam? Jangan sampai kepala desa ikut bermain mata di dalamnya,” ucapnya lagi.

NA bahkan menyinggung soal peran pemdes serta kepala desanya yang diakuinya tak tegas dengan aktivitas pertambangan di wilayah Bulangita.

“Bupati saja kalau kasih izin, namun kepala desanya ngotot menolak, tidak akan terjadi pertambangan ilegal di sana (Bulangita). Tapi kenapa hari ini ada dugaan pemerintah desa membiarkan aktivitas ilegal ini? Patut diduga kan?” katanya.

Menanggapi tudingan tersebut, Kepala Desa Bulangita, Fendi Diange pun angkat bicara dan membantah tidak menseriusi persoalan tersebut.

Menurut Fendi, pada Sabtu (28/02/2026) dirinya telah melayangkan undangan mediasi kepada NA, namun yang bersangkutan justru tidak hadir.

ADVERTISEMENT

“Kemarin saya sudah bikin undangan, beliau malah tidak hadir padahal para pelaku usaha ini sudah ada di aula kantor desa,” kata Fendi.

Baca Juga

Antusiasme Warga Membludak, Pantai Pohon Cinta Jadi Primadona di Pergantian Malam Tahun Baru 2025

Rapat Pleno Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Tetap, Pohuwato Nol Data Ganda di DPT Pilkada 2024

SPBU Paguat Diduga Layani BBM Bersubsidi di Luar Jam Operasional, Pengawas: ‘Torang Serba Salah’

Kades Fendi pun bilang bahwa sedimentasi di lahan NA tersebut bukan hanya berasal dari satu pelaku usaha.

“Ada orang lain pe sedimen juga jatuh di situ. Bahkan ada salah satu pelaku usaha dia siap bayar Rp30 juta kalau permintaan Rp60 juta itu dia sepakati, nanti sisanya dari pelaku usaha lain. Tapi ini dia tolak. Belakangan dia mo minta Rp200 juta, bukan lagi Rp60 juta,” ungkapnya.

Kades Fendi bahkan menyebut NA itu sebelumnya sudah menerima Rp10 juta dari KH dan salah satu pelaku usaha.

“Ini kan dia sudah mengarah ke pemerasan kalau bagitu. Alasannya NA kan sudah tidak bisa ditanami, sementara dp lokasi itu juga sudah diolah sebelumnya bahkan sudah jadi kubangan samua, itu dp lahan kan so di tutupi sama sedimen sehingga jadi rata ulang,” tegasnya.

Terkait dugaan pembiaran tambang ilegal, Kades Fendi mengaku pihak desa sudah melakukan berbagai upaya.

“Kami pemerintah desa sudah memperingatkan, menghimbau, melarang, bahkan awal aktivitas ini dimulai saya sudah laporkan ini ke polisi. Cuman pas mo kasih tau juga sama masyarakat, masyarakat cuma bilang kamari bahwa dorang bergantung hidupnya di situ (tambang),” ujarnya.

Meski begitu, selaku pemerintah desa, Kades Fendi mengaku tetap mengingatkan para penambang agar menjaga dampak lingkungan, terutama jangan sampai tanggul jebol dan air meluap ke permukiman warga.

“Masyarakat sekitar saja sudah bersuara, dorang bilang yang menambang silahkan menambang tapi jaga dampak, jangan sampai bocor tanggul atau jalan air full akhirnya air lari ke pemukiman dan ini harapan masyarakat pa dorang penambang, dilema memang pak,” pungkasnya.

Hingga kini, polemik terkait dampak sedimentasi tambang tersebut masih belum menemukan titik temu. NA pun dengan tegas mengatakan akan terus memperjuangkan haknya melalui jalur hukum.

Tags: Kebun RusakKonflik LahanLahan RusakPETI BulangitaSedimenSedimentasi TambangTambang Ilegal
Share14SendTweet9
Previous Post

Serahkan Paket Ramadan, Wabup Iwan: Jangan Lihat Nominalnya, Lihat Keikhlasannya

Next Post

DPC PJS Pohuwato Kritik Sikap Indriani Dunda, Tegaskan Media Tak Boleh Diintimidasi

Christoffel

Christoffel

RelatedPosts

Daerah

Bagikan Sembako ke Kaum Duafa, Camat Patilanggio: Saya Support Inovasi Karang Taruna Pohuwato

07/02/2025
91
Daerah

Mantan Aktivis Gafar Husa Kecam Aksi Anarkis dalam Demonstrasi di Kantor Bupati Pohuwato

17/12/2024
363
Daerah

Bupati Saipul Mbuinga Dukung Upaya Antikorupsi di Peringatan Hakordia Tingkat Provinsi

03/12/2024
93
Daerah

Pererat Silaturahmi, Bhabinkamtibmas Patilanggio dan Aparat Desa Manawa Berbagi Takjil untuk Pengendara

05/03/2025
86
Daerah

Disambut Adat Mopotilolo, Pangdam XIII/Merdeka Lakukan Kunjungan Perdana ke Gorontalo

10/02/2025
72
Daerah

PGRI Pohuwato Gelar Apel Bulanan, Ketua Coleng Tandjomada Tekankan Soliditas Guru

25/09/2025
97
Next Post

DPC PJS Pohuwato Kritik Sikap Indriani Dunda, Tegaskan Media Tak Boleh Diintimidasi

  • Trending
  • Comments
  • Latest

Ngeri, Penambang Tewas Tertimpa Excavator di Lokasi PETI Potabo Pohuwato

18/12/2025

Keluhkan Pelayanan BRI unit Lemito, Nasabah Justru Dapat Perlakuan Kasar dari Satpam dan Karyawan

05/11/2024

Kejutan Akhir Tahun, Bupati Saipul Mbuinga Lantik 9 Pejabat Pohuwato Sekaligus

17/12/2025

Kapan THR ASN dan Gaji 13 di Pohuwato Cair? Ini Kata BPKPD

16/03/2025
Gambar Default

Soni Samoe Berharap Pemda Bersinergi Pikirkan Hak-hak Nelayan Petani di Pohuwato

0
Gambar Default

Ketua Bhayangkari Pohuwato Serahkan Bantuan Sosial di Bone Bolango

0
Gambar Default

Danrem 133/NW Bersama Kapolda Gorontalo Tinjau Langsung Pelaksanaan PSU di Pohuwato

0
Gambar Default

Bupati Pohuwato Salurkan Hak Suaranya di TPS 03 Sipatana-Buntulia

0

Disambut Adat Bajo, Survei KNMP di Torosiaje Jaya Penuh Harapan

15/04/2026

Tak Cuma Bagi Sertifikat! Bupati Pohuwato Bongkar Misi Besar Reforma Agraria

14/04/2026
Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga (tengah) saat melakukan mediasi sengketa lahan antara warga Popayato Timur dan pihak perusahaan, di rumah jabatan Bupati Pohuwato, Selasa 14 April 2026. (Foto: IOne)

Drama Lahan di Popayato Timur! Warga vs Perusahaan Dipertemukan, Ini Hasilnya

14/04/2026

Kades di Buntulia Terseret Kasus PETI, Diduga Jadi Pemodal, Polisi: Tak Ada Ampun

13/04/2026

Search

No Result
View All Result

Recent News

Disambut Adat Bajo, Survei KNMP di Torosiaje Jaya Penuh Harapan

15/04/2026

Tak Cuma Bagi Sertifikat! Bupati Pohuwato Bongkar Misi Besar Reforma Agraria

14/04/2026
Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga (tengah) saat melakukan mediasi sengketa lahan antara warga Popayato Timur dan pihak perusahaan, di rumah jabatan Bupati Pohuwato, Selasa 14 April 2026. (Foto: IOne)

Drama Lahan di Popayato Timur! Warga vs Perusahaan Dipertemukan, Ini Hasilnya

14/04/2026
Seputar Pohuwato

Berita Seputar Pohuwato terpercaya, dan terpopuler, politik, ekonomi, tekno, otomotif, dan olahraga ditulis lengkap dan akurat.

Recent News

  • Disambut Adat Bajo, Survei KNMP di Torosiaje Jaya Penuh Harapan
  • Tak Cuma Bagi Sertifikat! Bupati Pohuwato Bongkar Misi Besar Reforma Agraria
  • Drama Lahan di Popayato Timur! Warga vs Perusahaan Dipertemukan, Ini Hasilnya

Kategori

  • Daerah
  • Entertainment
  • Hukum
  • Olahraga
  • Parlemen
  • Pendidikan
  • Politik
  • Uncategorized
  • About
  • advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact Us
  • Redaksi

© 2024 Seputar Pohuwato - Hosted By MJP Cloud.

No Result
View All Result
  • Home
  • Daerah
  • Politik
  • Parlemen
  • Hukum
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Entertainment

© 2024 Seputar Pohuwato - Hosted By MJP Cloud.