Scroll untuk baca artikel
Daerah

Di Tengah Keterbatasan Anggaran, Baznas Pohuwato Salurkan Rp92,5 Juta untuk Mustahik dan Pendidikan

5
×

Di Tengah Keterbatasan Anggaran, Baznas Pohuwato Salurkan Rp92,5 Juta untuk Mustahik dan Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Sekda Pohuwato Iskandar Datau, menyerahkan secara simbolis bantuan Program Pohuwato Sejahtera, Pohuwato Cerdas, dan Pohuwato Imtak pada kegiatan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah yang berlangsung di halaman Kantor Baznas Kabupaten Pohuwato, Kamis (23/7/2026).

SEPUTARPOHUWATO.COM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pohuwato kembali menyalurkan bantuan kepada masyarakat melalui berbagai program sosial dan pendidikan dengan total nilai mencapai Rp92,5 juta, di tengah keterbatasan anggaran pemerintah akibat kebijakan efisiensi.

Bantuan tersebut disalurkan melalui Program Pohuwato Sejahtera, Pohuwato Cerdas, dan Pohuwato Imtak pada kegiatan pendistribusian zakat, infak, dan sedekah yang berlangsung di halaman Kantor Baznas Kabupaten Pohuwato, Kamis (23/7/2026).

Pemerintah Kabupaten Pohuwato memberikan apresiasi atas komitmen Baznas yang dinilai terus hadir membantu masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Pohuwato yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Iskandar Datau.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Achmad Djuuna, Ketua Baznas Kabupaten Pohuwato M. Ruzali D. Hunowu, S.S., M.M., Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pohuwato Rais Abaidata, Direktur RSUD Bumi Panua dr. Dian Ikagustina Tambunan, Sp.A., pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Baznas Kabupaten Bone Bolango, Ketua Baznas Kabupaten Bolaang Mongondow, serta para penerima manfaat.

Dalam sambutannya, Iskandar menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Saipul A. Mbuinga dan Wakil Bupati Iwan S. Adam yang belum dapat menghadiri kegiatan tersebut karena sedang melaksanakan tugas pemerintahan di luar daerah.

“Beliau menitipkan salam hormat kepada seluruh hadirin dan mengamanahkan kepada kami untuk mewakili Pemerintah Kabupaten Pohuwato dalam kegiatan yang sangat mulia ini,” ujar Iskandar.

Ia mengatakan, di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak terhadap sejumlah program pemerintah daerah, Baznas tetap mampu menjalankan berbagai program kemanusiaan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

“Di tengah keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, Baznas tetap hadir membantu masyarakat melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan warga. Ini merupakan bentuk sinergi yang sangat berarti karena Baznas telah membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pohuwato,” katanya.

Menurut Iskandar, masih terdapat sejumlah program yang belum dapat direalisasikan pemerintah daerah karena keterbatasan anggaran. Oleh sebab itu, kehadiran Baznas menjadi solusi yang sangat membantu, terutama dalam bidang pendidikan, sosial, dan pemberdayaan ekonomi.

Salah satu program yang mendapat perhatian pemerintah adalah Program Pohuwato Cerdas, yang memberikan bantuan beasiswa kepada para pelajar sebagai investasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia.

“Kami sangat mengapresiasi Baznas yang telah mengambil bagian dalam meningkatkan kualitas pendidikan generasi muda Pohuwato. Semoga bantuan beasiswa ini menjadi motivasi bagi anak-anak kita untuk terus belajar, meraih prestasi, dan mewujudkan cita-citanya,” ungkapnya.

Sekda juga mengungkapkan bahwa Baznas Kabupaten Pohuwato telah membentuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap kecamatan sebagai langkah strategis untuk meningkatkan penghimpunan zakat, infak, dan sedekah sehingga manfaatnya semakin luas dirasakan masyarakat.

Ia pun berharap seluruh bantuan yang diterima masyarakat dapat dimanfaatkan secara maksimal, khususnya bantuan usaha produktif dan beasiswa pendidikan.

Sementara itu, Ketua Baznas Kabupaten Pohuwato, M. Ruzali D. Hunowu, mengatakan Baznas terus memperkuat program pendidikan sebagai bagian dari upaya mencetak kader ulama dan generasi penerus daerah.

Menurutnya, tiga tahun lalu Baznas telah menjalin nota kesepahaman (MoU) dengan Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an dan Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah, termasuk membiayai mahasiswa yang melanjutkan pendidikan hingga ke Mesir dan Kairo.

“Kami memandang kaderisasi ulama merupakan investasi jangka panjang yang harus terus didukung agar Pohuwato memiliki generasi yang unggul di bidang keagamaan,” jelas Ruzali.

Pada pendistribusian kali ini, Baznas menyalurkan bantuan usaha produktif kepada 28 mustahik senilai Rp51 juta, beasiswa pendidikan bagi lima mustahik sebesar Rp8,5 juta, bantuan untuk enam masjid senilai Rp33 juta, dua unit keranda untuk rukun duka di Kecamatan Popayato dan Kecamatan Marisa, serta bantuan seragam bagi siswa Sekolah Luar Biasa (SLB).

“Penyaluran seragam dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama diperuntukkan bagi 53 siswa SLB,” terangnya.

Selain menyalurkan bantuan, Baznas Kabupaten Pohuwato juga kembali menegaskan komitmennya dalam menjaga tata kelola keuangan yang akuntabel.

Ruzali mengungkapkan, pada audit tahun 2024 Baznas Kabupaten Pohuwato berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Perwakilan Provinsi Gorontalo.

“Alhamdulillah, pada audit tahun 2024 kami memperoleh predikat WTP. Insyaallah pada audit tahun 2025 kami dapat mempertahankan capaian tersebut. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Pohuwato atas perhatian, dukungan, dan arahannya kepada Baznas selama ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, sekitar 95 persen dana zakat yang dikelola Baznas Pohuwato berasal dari zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato.

“Terima kasih kepada seluruh ASN Pohuwato yang telah mempercayakan zakatnya melalui Baznas. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kesehatan, kekuatan, dan keberkahan kepada seluruh ASN serta membalas setiap amal kebaikan yang telah diberikan,” pungkasnya.

Example 300250