SEPUTARPOHUWATO.COM – Kabar baik bagi masyarakat pesisir di Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo.
Sebanyak 10 desa pesisir di Kabupaten Pohuwato, menjadi lokasi pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tahun 2026.
Program tersebut saat ini tengah dalam proses pekerjaan dengan total nilai kontrak mencapai sekitar Rp45,2 miliar.
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pohuwato, Refli Basir, S.E., mengatakan pembangunan KNMP tersebut tersebar di sejumlah wilayah pesisir Kabupaten Pohuwato.
Dalam keterangannya, Minggu (4/10/2026), Refli menyampaikan apresiasi kepada Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga yang telah memperjuangkan alokasi pembangunan KNMP di daerah tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Pohuwato yang telah memperjuangkan alokasi pembangunan KNMP Tahun 2026,” kata Refli.
Refli yang mengawali perjalanannya sebagai penyuluh perikanan inipun berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan lancar tanpa kendala sehingga pekerjaan di masing-masing lokasi bisa dipercepat.
Mantan Kadis Pangan Pohuwato inipun merinci, sepuluh desa pesisir yang menjadi lokasi pembangunan KNMP 2026 tersebar mulai dari wilayah Paguat hingga Popayato Barat.
Desa tersebut yakni Desa Bumbulan, Kecamatan Paguat, Desa Bulili, Kecamatan Duhiadaa, Desa Wonggarasi Timur, Kecamatan Wanggarasi, Desa Wonggarasi Barat dan Desa Lemito, Kecamatan Lemito.
Selanjutnya, Desa Milangodaa, Kecamatan Popayato Timur, Desa Torosiaje Jaya dan Desa Torosiaje, Kecamatan Popayato, serta Desa Molosipat dan Desa Dudewulo, Kecamatan Popayato Barat.
Refli yang juga mantan Kadis PMD Pohuwato ini menjelaskan, bahwa nilai paket pekerjaan pada setiap lokasi KNMP tidak sama.
Hal tersebut, menurut Refli, disebabkan kondisi topografi dan kebutuhan masing-masing wilayah pesisir berbeda.
“Nilai paket proyek setiap titik lokasi pembangunan KNMP bervariasi, disesuaikan dengan kondisi topografi wilayah pesisir desa tersebut,” ujarnya.
Refli menyebutkan, bahwa sejumlah fasilitas yang masuk dalam paket pembangunan KNMP di antaranya tambatan perahu, pondasi pabrik es portable, shelter, jalan akses, penerangan kawasan, kantor pengelola, docking perahu, plumbing air bersih hingga kios perbekalan.
Tak berhenti pada pembangunan tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pohuwato juga berencana kembali mengusulkan pembangunan KNMP untuk tahun berikutnya.
Refli mengatakan, Pemkab Pohuwato akan mengusulkan 10 desa pesisir lainnya sebagai lokasi pembangunan KNMP Tahun 2027.
“Untuk tahun 2027, kembali Pemerintah Kabupaten Pohuwato akan mengusulkan rencana pembangunan KNMP sebanyak 10 desa pesisir,” pungkas birokrat senior bumi panua ini.













