Scroll untuk baca artikel
Daerah

Warga Terpaksa Mandi dengan Air Keruh, YR Tim Hadir Bawa Bantuan Air Bersih

11
×

Warga Terpaksa Mandi dengan Air Keruh, YR Tim Hadir Bawa Bantuan Air Bersih

Sebarkan artikel ini
Foto: YR Tim

SEPUTARPOHUWATO.COM – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Pohuwato mulai dirasakan dampaknya oleh warga di sejumlah wilayah. Salah satunya di Dusun Transmigrasi, Desa Mootilango, Kecamatan Duhiadaa, yang kini mengalami krisis air bersih.

Sebagian warga bahkan terpaksa menggunakan air keruh untuk mandi dan memenuhi kebutuhan sehari-hari karena sulit mendapatkan pasokan air bersih.

Merespons kondisi tersebut, Yayasan Rakyat Tunas Indonesia Maju (YR TIM) turun langsung menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak, Minggu (30/8/2026).

Sebanyak tiga armada pengangkut tandon pun dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih kepada warga di wilayah transmigrasi yang selama beberapa waktu terakhir mengalami kesulitan memperoleh air layak pakai.

Pimpinan YR TIM, Yosar Ruiba, melalui Koordinator Pelaksana Kegiatan, Zufrin Harun, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak musim kemarau.

Menurutnya, distribusi air bersih itu merupakan inisiatif murni YR TIM dengan menggandeng sejumlah organisasi dan elemen masyarakat.

“Kegiatan ini terlaksana berkat kerja sama berbagai pihak, di antaranya AHS Centre, FRM Foundation, IMM, HMI, PMII, Karang Taruna, KNPI, sejumlah wartawan, serta dukungan penuh dari Perumdam Tirta Moolango Pohuwato,” ujar Zufrin.

Pada hari pertama pendistribusian, ungkap Zufrin, YR TIM berhasil menyalurkan sekitar 17.600 liter air bersih kepada warga yang membutuhkan.

“Ini perdana. Dengan keterbatasan yang ada, Alhamdulillah kurang lebih 17.600 liter air bersih di hari pertama ini berhasil kita distribusikan,” katanya.

Bantuan tersebut, kata dia lagi, difokuskan untuk warga Dusun Transmigrasi, Desa Mootilango, yang terdampak krisis air bersih akibat kemarau panjang.

Zufrin menyebutkan, sebanyak 50 kepala keluarga tercatat menerima manfaat dari program kemanusiaan tersebut.

Tentu, kata Zufrin, YR TIM terus berkomitmen untuk melanjutkan distribusi air bersih ke wilayah lain yang juga mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

“Insyaallah kita lanjut besok. Kami berharap bantuan air bersih ini dapat bermanfaat bagi warga. Ke depan kami akan berupaya menjangkau wilayah-wilayah terdekat lainnya yang mengalami kondisi serupa, seperti di Kecamatan Duhiadaa, Marisa, hingga Buntulia,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Mootilango, Ithin Yanjo, menyampaikan apresiasi atas kepedulian YR TIM yang telah membantu masyarakat di wilayahnya.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan air bersih ini. Karena memang diakui, warga di wilayah transmigrasi saat ini kesulitan mendapatkan air bersih,” ujarnya.

Rasa syukur juga diungkapkan Abdul Karim, salah seorang warga penerima bantuan yang mengaku bantuan tersebut sangat berarti bagi keluarganya yang selama ini harus berjuang memenuhi kebutuhan air bersih.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur sekali. Jujur, Pak, kami di sini sulit sekali mendapatkan air bersih,” katanya.

Abdul menuturkan, bahwa selama kemarau warga di transmigrasi ini terpaksa menggunakan air yang keruh untuk mandi dan mencuci. Sementara untuk mendapatkan air bersih, kata dia lagi, mereka harus mengeluarkan biaya tambahan dengan membeli air.

“Untuk kebutuhan sehari-hari, kami mandi menggunakan air yang keruh. Kalau ingin mandi dengan air bersih, kami harus membeli. Terima kasih YR TIM. Kebetulan besok hari Senin masuk sekolah, jadi anak-anak bisa mandi dengan air bersih,” tuturnya.

Bagi warga Dusun Transmigrasi, bantuan air bersih yang datang di tengah kemarau bukan hanya sekadar pasokan kebutuhan sehari-hari. Lebih dari itu, bantuan tersebut menjadi harapan dan bentuk kepedulian yang sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Example 300250