SEPUTARPOHUWATO.COM – Mulai 1 Mei 2026, seluruh rumah warga di Kabupaten Pohuwato bakal didatangi petugas. Badan Pusat Statistik (BPS) memastikan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dilakukan secara door to door demi mendata seluruh pelaku usaha tanpa terkecuali.
Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pohuwato, Harim Imran, S.E., M.Si., saat melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, di ruang kerja bupati, Selasa (03/03/2026).
Di hadapan bupati, Harim menjelaskan bahwa tahun 2026 merupakan agenda nasional pelaksanaan Sensus Ekonomi yang digelar setiap sepuluh tahun sekali, tepatnya pada tahun berakhiran angka enam.
“Sensus ini akan mencatat seluruh pelaku usaha. Bahkan kami akan mendatangi seluruh masyarakat secara door to door untuk mengetahui siapa saja yang memiliki atau menjalankan usaha,” tegasnya.
Menurutnya, pendataan akan mencakup usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga usaha berskala besar. Seluruh unit usaha di wilayah Kabupaten Pohuwato akan dicatat secara menyeluruh dan terperinci.
Sensus Ekonomi 2026 sendiri merupakan sensus kelima sejak pertama kali dilaksanakan pada 1986, kemudian 1996, 2006, 2016, dan kini kembali digelar pada 2026.
Tak hanya membahas agenda sensus, kunjungan tersebut juga menjadi momen silaturahmi Harim Imran setelah resmi dilantik sebagai Kepala BPS Pohuwato definitif pada 27 Februari 2026, usai sebelumnya menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) selama kurang lebih tujuh bulan.
“Ini agenda awal kami bersama Pak Bupati setelah pelantikan. Insyaallah ke depan kami akan terus berkolaborasi dengan seluruh OPD di Kabupaten Pohuwato demi menyukseskan sensus ini,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Saipul Mbuinga menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mendukung penuh kegiatan tersebut.
“Terima kedatangan petugas sensus dan berikan informasi yang benar dan jujur. Data ini sangat penting untuk perencanaan ekonomi Indonesia ke depan,” kata Saipul.
Ia juga menginstruksikan seluruh OPD, camat, kepala desa dan lurah se-Kabupaten Pohuwato agar turut membantu menyosialisasikan pelaksanaan sensus yang akan berlangsung mulai 1 Mei hingga 31 Juli 2026.
Diketahui, Sensus Ekonomi 2026 bertujuan menyediakan data dasar seluruh kegiatan ekonomi sebagai landasan penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan, baik di tingkat nasional maupun daerah. Data yang dihimpun meliputi struktur ekonomi, karakteristik usaha, ekonomi digital hingga ekonomi lingkungan.
Dengan pendataan menyeluruh ini, Pemerintah berharap arah pembangunan ekonomi ke depan bisa lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.




























