Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Daerah

PGRI Pohuwato Buka Bersama di Popayato Group, Coleng: Jangan ada Anggapan Organisasi Cuma Kumpul-Kumpul dan Bayar Iuran

20
×

PGRI Pohuwato Buka Bersama di Popayato Group, Coleng: Jangan ada Anggapan Organisasi Cuma Kumpul-Kumpul dan Bayar Iuran

Sebarkan artikel ini
Moment kebersamaan keluarga besar PGRI Pohuwato mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan, Senin (02/03/2026). Dok. Coleng
Example 468x60

SEPUTARPOHUWATO.COM – Kegiatan buka puasa bersama yang digelar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Pohuwato di wilayah Popayato Group bukan sekadar agenda seremonial Ramadan.

Di balik suasana hangat kebersamaan itu, terselip pesan begitu penting bagi seluruh guru agar semakin solid, aktif, dan berkomitmen menjalankan program-program organisasi.

Kegiatan Tausyiah Hikmah Ramadan dan buka puasa bersama tersebut dilaksanakan secara kolaboratif bersama PGRI Cabang Popayato, Popayato Timur, dan Popayato Barat, Senin (02/03/2026).

Bertempat di halaman Masjid Babussalam Desa Maleo, acara berlangsung penuh kekeluargaan dan dihadiri pengurus kabupaten serta cabang.

Dalam kesempatan itu, Ketua PGRI Kabupaten Pohuwato, Coleng Tandjomada, secara tegas menyampaikan bahwa organisasi yang dipimpinnya bukan hanya tempat dimana para Guru-guru berkumpul dan membayar iuran semata.

“Jangan ada anggapan bahwa anggota PGRI hanya sekadar berkumpul dan membayar iuran tanpa adanya program yang dilaksanakan,” tegasnya.

Menurut Coleng, meskipun para guru memiliki kesibukan utama dalam menjalankan tugas mengajar, terlebih di bulan suci Ramadan, program organisasi tetap harus berjalan konsisten.

Coleng menyebut bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari agenda strategis tahunan PGRI Kabupaten Pohuwato sekaligus tindak lanjut dari buka puasa bersama tingkat kabupaten yang sebelumnya digelar di sekretariat PGRI.

Dalam Tausyiah Hikmah Ramadan, Ketua PGRI bersama Pengawas Bina Kecamatan Popayato Serumpun, Pahuddin S.Pd.i, menyampaikan pentingnya menjaga keikhlasan dan memperkuat persatuan.

Guru itu diingatkan agar tidak hanya berperan sebagai pendidik di ruang kelas, tetapi juga menjadi penggerak nilai kebersamaan serta teladan di tengah masyarakat.

“Ramadan menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan soliditas organisasi,” ujar Pahuddin.

Mantan Kepala SMPN 1 Popayato Barat ini juga berharap seluruh pengurus cabang bisa menunjukkan keseriusan dalam mendukung dan mengambil bagian aktif dalam setiap program organisasi.

Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara pengurus kabupaten dan cabang akan menjadi kekuatan utama dalam memastikan seluruh program PGRI berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi anggota.

Sementara itu, Ketua PGRI Cabang Popayato Barat, Marwan Mohone S.Pd., Gr., menyampaikan apresiasi atas perhatian PGRI Kabupaten dalam membangun komunikasi dan sinergi hingga ke wilayah cabang.

Marwan pun berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari penguatan organisasi.

Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama dan dilanjutkan dengan sholat Magrib berjamaah.

Example 300250
Example 120x600