SEPUTARPOHUWATO.COM – Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hardo Sihotang, menginstruksikan seluruh jajaran Bintara Pembina Desa (Babinsa) di wilayah Kodim 1313/Pohuwato untuk terus melakukan pendampingan intensif kepada para petani pada pelaksanaan program cetak sawah.
Instruksi tersebut disampaikan Danrem 133/NW saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Evaluasi Percepatan Cetak Sawah yang berlangsung di Ruang Rapat Gunung Pani, Kantor Bupati Pohuwato, Desa Palopo, Kecamatan Marisa, Kabupaten Pohuwato, Jum’at (09/01/2026) kemarin.
Rakor tersebut merupakan bagian dari upaya strategis TNI Angkatan Darat dalam mendukung program pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, guna memperkuat ketahanan pangan nasional serta mewujudkan swasembada pangan di Provinsi Gorontalo.
Dalam arahannya, Brigjen TNI Hardo Sihotang menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa sangat penting untuk memastikan lahan yang telah dicetak dapat segera dimanfaatkan dan ditanami oleh petani.
Menurutnya, pendampingan Babinsa di lapangan diharapkan mampu membantu petani mengatasi berbagai kendala, mulai dari kesiapan lahan, sistem irigasi, hingga pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan).
“Evaluasi ini penting untuk menyamakan persepsi dan menentukan langkah tindak lanjut. Kita harus memastikan target Luas Tambah Tanam (LTT) yang telah ditetapkan dapat tercapai,” ujar Danrem.
Jenderal bintang satu TNI AD ini bilang, keberhasilan program cetak sawah tidak dapat dicapai tanpa sinergitas yang kuat antara TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan para petani.
Rakor tersebut turut dihadiri Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga, Kasi Intel Kasrem 133/NW Kolonel Kav Erwandarno, Kasiter Kasrem 133/NW Kolonel Kav Eko Julianto, M.Tr(Han), Dandim 1313/Pohuwato Letkol Arm Fiat Suwandana, S.Sos, serta sejumlah pejabat terkait di bidang pertanian tingkat provinsi dan kabupaten.
Sementara itu, Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga menyampaikan apresiasi atas komitmen dan dukungan penuh dari Korem 133/Nani Wartabone dalam mengawal program cetak sawah di daerahnya.
Menurut Bupati, kehadiran TNI, khususnya Babinsa di tingkat desa, memberikan motivasi besar bagi petani dalam mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif.
“Kolaborasi ini sangat kami harapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian di Pohuwato dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.



























