Scroll untuk baca artikel
Daerah

Tak Banyak yang Tahu, Kapolda Jatim Irjen Dekananto Eko Purwono Pernah Jadi Wakapolres Pohuwato

2
×

Tak Banyak yang Tahu, Kapolda Jatim Irjen Dekananto Eko Purwono Pernah Jadi Wakapolres Pohuwato

Sebarkan artikel ini
Foto: Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Dekananto Eko Purwono

SEPUTARPOHUWATO.COM – Tak banyak yang tahu, sosok yang kini dipercaya memimpin Kepolisian Daerah Jawa Timur ternyata pernah menghabiskan bagian penting perjalanan kariernya di Kepolisian Resor (Polres) Pohuwato, Polda Gorontalo.

Dia adalah Irjen Pol Dekananto Eko Purwono, perwira tinggi Polri yang kini dipercaya menjabat Kapolda Jawa Timur.

Nama Dekananto kembali mencuat setelah Kapolri melakukan rotasi sejumlah jabatan Kapolda.

Dalam rotasi tersebut, Dekananto dipercaya menggantikan Irjen Pol Nanang Avianto sebagai Kapolda Jawa Timur.

Penunjukan itu tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026.

Namun, jauh sebelum menyandang pangkat jenderal bintang dua, Dekananto ternyata pernah menjadi bagian dari jajaran pimpinan Polres Pohuwato.

Dekananto tercatat dipercaya menjabat sebagai Wakapolres Pohuwato pada tahun 2006.

Saat itu, ia baru menyelesaikan pendidikan di Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) pada 2005 setelah sebelumnya menjalani sejumlah penugasan di wilayah Polda Riau.

Kehadirannya di Pohuwato menjadi salah satu bagian dari perjalanan karier kewilayahan yang kemudian terus berkembang.

Di ranah kepemimpinan ia bertugas di wilayah Polda Gorontalo, nama Dekananto Eko Purwono tentu tidak asing bagi masyarakat Kabupaten Pohuwato.

Karena pada tahun 2006, ia dipercaya menjabat sebagai Wakil Kepala Kepolisian Resort (Wakapolres) Pohuwato.

Dikenal sebagai sosok yang tegas, disiplin, dan penuh dedikasi. Namun dibalik ketegasannya Dekananto Eko Purwono dikenal sebagai pribadi yang ramah dan sederhana sehingga dihormati oleh rekan kerja, awak media maupun masyarakat.

Meski hanya setahun namun sosoknya yang humanis tentu meninggalkan kesan mendalam dan terus dikenang bahkan setelah ia pindah tugas.

Pada 2007, Dekananto mendapat penugasan sebagai Wakapolres Gorontalo.

Dari wilayah Gorontalo, kariernya kemudian terus bergerak hingga dipercaya menjadi Kapolres Tabanan.

Menurut catatan sejarah Pustaka Ekspresi, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono lahir di Bojonegoro, Jawa Timur, 8 Agustus 1972.

Ia merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994.

Selepas pendidikan Akpol, Dekananto mengawali kariernya sebagai perwira pertama di wilayah Polda Riau.

Pada 1995, ia menjabat Pamapta Polres di Polda Riau.

Kariernya kemudian berlanjut dengan sejumlah penugasan, di antaranya Kapolsek Kampar pada 1997, Kapolsek di Polresta Pekanbaru pada 1998, serta Kasat Reskrim Polresta Pekanbaru pada 2000.

Pada 2001, ia dipercaya sebagai Danyon Secaba di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Riau.

Setahun berikutnya, ia menjabat Kasat Intel Polres Dumai Polda Riau.

Pengalaman di berbagai fungsi kepolisian tersebut menjadi bekal bagi Dekananto dalam menapaki jenjang karier berikutnya.

Setelah menyelesaikan pendidikan di STIK pada 2005, Dekananto mendapat penugasan di Polda Gorontalo.

Setahun kemudian, ia menjadi Wakapolres Pohuwato.

Kemudian pada 2007, ia dipercaya sebagai Wakapolres Gorontalo.

Kariernya semakin berkembang setelah ia mengikuti pendidikan Sespim pada 2008.

Selepas pendidikan, Dekananto ditugaskan sebagai Kasubdit IV Direktorat Intelkam Polda Bali.

Ia kemudian dipercaya menjadi Kapolres Tabanan pada 2011-2012.

Perjalanan tersebut menjadi salah satu fase penting dalam pengalaman kepemimpinan teritorialnya.

Setelah menduduki sejumlah jabatan di tingkat kewilayahan, Dekananto kemudian banyak dipercaya mengemban tugas di bidang intelijen.

Pada 2018, ia menjabat Kasubdit Kehidupan Bernegara Ditsosbud Baintelkam Polri.

Pengalaman tersebut membawanya kembali ke Jawa Timur.

Pada 2022, Dekananto dipercaya menjadi Dirintelkam Polda Jawa Timur.

Sekitar dua tahun kemudian, ia mendapat penugasan sebagai Dirintelkam Polda Metro Jaya pada 2024.

Belum genap setahun menjalani jabatan tersebut, Dekananto kembali mendapat kepercayaan baru.

Pada Mei 2025, ia diangkat sebagai Direktur Politik Baintelkam Polri, jabatan tersebut sekaligus menempatkannya pada jenjang perwira tinggi dengan pangkat bintang satu.

Pada 5 Agustus 2025, Dekananto kembali bertugas di Polda Metro Jaya setelah dilantik sebagai Wakapolda Metro Jaya.

Perjalanan kariernya kemudian memasuki jenjang baru.

Pada 2 September 2026, Dekananto resmi menyandang pangkat Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) atau jenderal bintang dua.

Kenaikan pangkat tersebut berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 82/Polri/Tahun 2026 tertanggal 1 September 2026.

Tak lama kemudian, kepercayaan lebih besar kembali diberikan kepadanya.

Dekananto ditunjuk sebagai Kapolda Jawa Timur.

Bagi masyarakat Pohuwato, perjalanan Dekananto menjadi cerita tersendiri.

Sekitar dua dekade lalu, ia masih menjalankan tugas sebagai Wakapolres Pohuwato.

Kini, sosok yang pernah bertugas di wilayah tersebut telah berada di jajaran puncak kepemimpinan kewilayahan Polri sebagai Kapolda Jawa Timur.

Perjalanan itu tentu menunjukkan panjangnya proses karier yang dilalui Dekananto, mulai dari perwira pertama di Polda Riau, bertugas di Gorontalo, menjadi Kapolres Tabanan, mengisi sejumlah jabatan strategis di bidang intelijen, hingga akhirnya dipercaya memimpin Polda Jawa Timur.

Nama Dekananto mungkin telah lama meninggalkan Pohuwato, tetapi jejak penugasannya di daerah berjuluk ‘Bumi Panua’ itu kini kembali dikenang setelah dirinya dipercaya menjadi Kapolda Jatim.

Example 300250