SEPUTARPOHUWATO.COM – Pemerintah Kabupaten Pohuwato melalui Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) kepada ahli waris anggota Korpri yang meninggal dunia.
Penyerahan dilakukan langsung oleh Plh Sekretaris Daerah Pohuwato, Arman Mohamad, mewakili Bupati Pohuwato, Kamis (17/07/2025) dalam apel Korpri yang digelar di halaman Kantor Bupati Pohuwato sementara.
Dalam kegiatan tersebut, santunan JKM senilai Rp.42 juta diserahkan kepada ahli waris almarhum Amri Rahman. Sementara itu, ahli waris almarhumah Siti Husin Husa menerima total santunan sebesar Rp.108 juta, termasuk beasiswa untuk anak yang ditinggalkan.
Plh Sekda Arman Mohamad menyampaikan apresiasi tinggi dari pemerintah daerah atas kolaborasi antara BPJS Ketenagakerjaan dan Korpri Pohuwato.
“Atas nama pemerintah daerah, Bupati dan Wakil Bupati menyampaikan penghargaan kepada BPJS Ketenagakerjaan atas kerja sama selama ini dengan Korpri. Ini memberikan kenyamanan bagi anggota Korpri apabila mengalami musibah,” ujarnya.
Menurut Arman, perlindungan sosial seperti ini sangat penting untuk meringankan beban keluarga anggota Korpri yang terkena musibah, terutama dalam hal kecelakaan kerja hingga kematian.
“Mudah-mudahan ini terus berkelanjutan terutama memberi perlindungan sosial terhadap anggota korpri yang mengalami kecelakaan kerja, mengalami musibah, termasuk musibah kematian, dapat meringankan beban daripada keluarga,” tambah Arman.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pohuwato, Stephano Liuw, mengatakan pentingnya memperluas cakupan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Pohuwato.
“Saat ini Universal Coverage baru mencapai 53 persen. Kami mendorong agar bisa meningkat menjadi 80 persen, khususnya bagi pekerja rentan seperti operator desa, tenaga kesehatan, dan lainnya. Ada sekitar 1.515 orang yang perlu mendapatkan perlindungan melalui anggaran perubahan 2025,” jelas Stephano.
BPJS Ketenagakerjaan juga mengusulkan agar setiap desa di Pohuwato menganggarkan perlindungan bagi pekerja rentan di wilayahnya.
Hal ini, menurut Stephano, untuk mendorong pencapaian Universal Coverage Jamsostek dan meraih Paritrana Award sebagai kabupaten terbaik di Provinsi Gorontalo.
Diketahui, DPRD Kabupaten Pohuwato juga tengah merancang Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Ketenagakerjaan. Saat ini, ranperda tersebut dalam tahap harmonisasi bersama Kemenkumham.
“Mudah-mudahan dalam waktu dekat ini ranperda tersebut bisa segera disahkan agar memperkuat perlindungan bagi seluruh pekerja, khususnya di sektor informal dan rentan,” pungkas Stephano.