SEPUTARPOHUWATO.COM – Pelaksanaan program pembangunan sektor pertanian di Kabupaten Pohuwato menjadi salah satu perhatian dalam Rapat Koordinasi dan Evaluasi (RAKOREV) Triwulan III.
Dalam evaluasi tersebut, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapppeda) Pohuwato, Rustam Melleng, memaparkan perkembangan program Irigasi Perpompaan (IRPOM) dan Pemeliharaan Irigasi Tersier (PITER).
Salah satu yang menjadi sorotan adalah program IRPOM. Dari total 40 unit yang direncanakan, baru tiga unit yang terealisasi 100 persen.
Artinya, masih terdapat sekitar 37 unit IRPOM yang belum dilaksanakan.
Program IRPOM sendiri ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan air bagi lahan persawahan masyarakat, dengan cakupan layanan sekitar lima hektare untuk setiap unit.
Rustam menjelaskan, tiga unit IRPOM yang telah rampung tersebut pengelolaannya sudah diserahkan langsung kepada kelompok masyarakat.
Penyerahan pengelolaan ini diharapkan dapat mendukung pemanfaatan fasilitas irigasi oleh masyarakat, khususnya kelompok petani yang membutuhkan ketersediaan air untuk lahan persawahan mereka.
Selain IRPOM, Rustam juga menyampaikan perkembangan program PITER yang dilaksanakan dalam dua tahap.
Pada tahap pertama, sebanyak 10 unit PITER telah mencapai progres pekerjaan 100 persen.
Sementara itu, pada tahap kedua, terdapat 30 unit dengan progres fisik sekitar 70 persen. Meski pekerjaan fisiknya masih berproses, realisasi keuangan program tersebut telah mencapai 100 persen lantaran dana disalurkan langsung kepada kelompok masyarakat.
Perkembangan tersebut menjadi bagian dari bahan evaluasi untuk memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Pemkab Pohuwato berharap dukungan pemerintah pusat dan provinsi
Melalui RAKOREV Triwulan III, Pemerintah Kabupaten Pohuwato berharap koordinasi dan dukungan pemerintah pusat maupun pemerintah provinsi semakin optimal.
Kepala Bapppeda Pohuwato, Rustam Melleng, mengatakan sinergi antarpemerintah diperlukan untuk mendorong percepatan realisasi anggaran, pembangunan infrastruktur, serta pelaksanaan program strategis nasional di daerah.
“Melalui RAKOREV Triwulan III ini, Pemerintah Kabupaten Pohuwato berharap koordinasi dan dukungan pemerintah pusat maupun provinsi semakin optimal, sehingga percepatan realisasi anggaran, pembangunan infrastruktur, serta pelaksanaan program strategis nasional dapat berjalan sesuai target dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Pohuwato,” pungkas Rustam Melleng.
Dengan adanya evaluasi tersebut, percepatan pelaksanaan program irigasi diharapkan dapat terus didorong untuk menunjang kebutuhan air lahan persawahan dan mendukung aktivitas pertanian masyarakat di Kabupaten Pohuwato.













