SEPUTARPOHUWATO.COM – Persatuan Guru Agama Kristen Republik Indonesia (PERGAKRI) Kabupaten Pohuwato mulai mempersiapkan pelaksanaan Natal Oikumene Guru dan Siswa Kristen se-Kabupaten Pohuwato Tahun 2026.
Persiapan tersebut diawali dengan rapat pembentukan panitia yang berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato, Senin (28/9/2026).
Rapat dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato, didampingi Pengawas Pendidikan Agama Kristen (PAK) Kanwil Kementerian Agama Kabupaten Pohuwato serta Syahril Panu.
Kegiatan turut dihadiri Ketua PERGAKRI Kabupaten Pohuwato, para guru Kristen dan guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) se-Kabupaten Pohuwato.
Ketua PERGAKRI Kabupaten Pohuwato, Obednego Lalel, S.Th., menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Pohuwato, khususnya Dinas Pendidikan, atas dukungan terhadap rencana pelaksanaan Natal Oikumene tersebut.
“Pertama-tama kami menyampaikan terima kasih atas support dari Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato. Rapat ini dipimpin langsung oleh Pak Kadis dan didampingi oleh Pengawas PAK Kanwil Kemenag Pohuwato serta Pak Syahril Panu,” ujar Obednego.
Menurutnya, rapat tersebut menghasilkan pembentukan kepanitiaan pelaksana Natal Oikumene Guru dan Siswa Kristen se-Kabupaten Pohuwato Tahun 2026.
Kegiatan Natal Oikumene tersebut direncanakan berlangsung pada 27 November 2026 di SMP Negeri 1 Marisa.
Obednego mengatakan, pembentukan panitia menjadi langkah awal untuk memastikan seluruh persiapan kegiatan dapat dilakukan secara terkoordinasi dengan melibatkan berbagai unsur terkait.
“Kami kemudian mengundang seluruh guru Kristen dan guru Pendidikan Agama Kristen di Kabupaten Pohuwato untuk menghadiri rapat. Puji Tuhan, rapat dapat berjalan dengan baik dan telah menghasilkan kepanitiaan pelaksana,” katanya.
Obednego yang juga Guru inipun berharap dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato dapat terus diberikan sehingga seluruh rangkaian kegiatan Natal Oikumene dapat terlaksana dengan baik.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato, secara khusus Dinas Pendidikan, yang sudah memberikan support dan dukungan kepada kami. Kami berharap kegiatan ini bisa berjalan dengan baik,” tuturnya.
Obednego mengungkapkan, berdasarkan data yang dimiliki PERGAKRI, terdapat sekitar 960 siswa Kristen jenjang SD hingga SMA/SMK di Kabupaten Pohuwato.
Jumlah tersebut belum termasuk siswa pada jenjang TK dan PAUD.
Sementara itu, jumlah pendidik dan tenaga kependidikan Kristen di Kabupaten Pohuwato mencapai sekitar 112 orang.
Dengan jumlah tersebut, Natal Oikumene dinilai menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan membangun kekompakan antara guru, siswa, orang tua serta berbagai pihak terkait.
“Harapan kami kepada panitia yang pertama adalah adanya kekompakan dan kerja sama. Karena ini menyangkut pelayanan, kami tidak bisa berjalan sendiri, tetapi harus bekerja sama,” jelas Obednego.
Obed yang juga Sarjana Theologi inipun mengajak seluruh guru Kristen dan guru PAK, orang tua, siswa, masyarakat serta berbagai elemen di Kabupaten Pohuwato untuk memberikan dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.
“Kami meminta dukungan penuh dari seluruh guru Kristen dan guru Pendidikan Agama Kristen, orang tua, masyarakat dan siswa-siswi Kristen, serta semua elemen yang ada di Pohuwato agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” pungkasnya⁹
Dengan terbentuknya kepanitiaan, PERGAKRI Pohuwato selanjutnya akan mematangkan berbagai persiapan menuju pelaksanaan Natal Oikumene Guru dan Siswa Kristen se-Kabupaten Pohuwato Tahun 2026.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan, kekompakan dan kerja sama seluruh guru serta siswa Kristen di Kabupaten Pohuwato.













