Scroll untuk baca artikel
Daerah

Jalan Paguat-Dengilo Sepanjang 4,9 Km Mulai Dikerjakan November 2026, Anggaran Rp13 Miliar

7
×

Jalan Paguat-Dengilo Sepanjang 4,9 Km Mulai Dikerjakan November 2026, Anggaran Rp13 Miliar

Sebarkan artikel ini
Foto: Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga bersama Dinas PUPR dan PPK Wilayah Marisa, saat meninjau kedua ruas jalan Desa Molamahu - Desa Hutamoputi, beberapa waktu lalu.

SEPUTARPOHUWATO.COM – Kabar baik bagi masyarakat Kecamatan Paguat dan Dengilo, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Ruas jalan Paguat-Dengilo sepanjang 4,9 kilometer dipastikan mulai dikerjakan pada November 2026.

Pembangunan jalan yang diperjuangkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pohuwato melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) itu menelan anggaran sekitar Rp13 miliar.

Pekerjaan tersebut direncanakan berlangsung selama 45 hari kalender atau sekitar satu setengah bulan.

Kepastian ini disampaikan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan BPJN Gorontalo, Ir. Yusuf Rante Salu, S.T., M.Si., M.T., bersama Koordinator Lapangan PPK 13 (PPK Gorontalo), Yogo Arwanto.

Informasi itu disampaikan saat keduanya bertemu Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, yang didampingi Camat Dengilo, Sri Marina Mursalin, di ruang kerja Camat Dengilo, Rabu (21/10/2026).

Pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus koordinasi antara BPJN Gorontalo dan pemerintah daerah menjelang pelaksanaan program IJD 2026 di Kabupaten Pohuwato.

Yusuf Rante Salu menyampaikan apresiasi kepada Bupati Pohuwato dan Camat Dengilo yang telah menerima kunjungan pihaknya.

Ia menjelaskan, pengerjaan ruas jalan Paguat-Dengilo ditargetkan mulai awal November 2026 dengan anggaran sekitar Rp13 miliar.

Selain ruas tersebut, program IJD 2026 juga mencakup pembangunan jalan Milangodaa-Kelapa Lima di Kecamatan Popayato Timur dengan nilai anggaran sekitar Rp13 miliar.

Dengan demikian, dua ruas jalan di Kabupaten Pohuwato akan mendapatkan penanganan melalui program pemerintah pusat tersebut pada akhir tahun ini.

Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menyampaikan terima kasih kepada BPJN Gorontalo atas dukungan pembangunan infrastruktur jalan di wilayahnya.

Menurut Saipul, program IJD menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan daerah yang dibutuhkan masyarakat.

Sebelumnya, ruas Molamahu-Huta Moputi telah mendapatkan penanganan melalui program tersebut. Pada 2026, giliran ruas Paguat-Dengilo dan Milangodaa-Kelapa Lima yang direncanakan dikerjakan.

Saipul berharap dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Pohuwato dapat terus berlanjut, sehingga kebutuhan masyarakat bisa dipenuhi secara bertahap.

“Insyaallah, tahun depan ruas IJD lainnya bisa menjadi perhatian pemerintah pusat. Kami dari pemerintah daerah terus berjuang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Pohuwato,” ungkap Saipul.

Ia menambahkan, pada awal pekan sebelumnya, Pemkab Pohuwato juga telah melakukan pertemuan dengan Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah II Gorontalo, Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendorong penanganan infrastruktur jalan di Pohuwato.

“Sekali lagi, terima kasih banyak. Semoga perjuangan ini memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Dengilo, Sri Marina Mursalin, menyambut baik kepastian pembangunan ruas jalan Paguat-Dengilo.

Ia mengapresiasi upaya BPJN Gorontalo bersama Bupati Pohuwato dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang dinilai penting bagi mobilitas masyarakat.

Menurutnya, kepastian dimulainya pekerjaan pada awal November menjadi kabar menggembirakan bagi pemerintah kecamatan dan masyarakat Dengilo.

“Kunjungan Pak Bupati Pohuwato yang bertepatan dengan kunjungan BPJN membawa angin segar bagi Kecamatan Dengilo dan masyarakat. Pembangunan ruas jalan ini direncanakan mulai awal November tahun ini. Alhamdulillah, ini merupakan sesuatu yang luar biasa bagi kami di Kecamatan Dengilo,” tuturnya.

Sri Marina menjelaskan, ruas jalan sepanjang 4,9 kilometer tersebut membentang hingga Desa Popaya, tepatnya di sekitar kompleks Olami Mart.

Ia berharap pembangunan jalan tersebut dapat terlaksana sesuai rencana dan menjadi awal dari perhatian berkelanjutan terhadap infrastruktur di Kecamatan Dengilo.

“Insyaallah, ke depan perhatian untuk pekerjaan jalan di Dengilo terus menjadi perhatian,” harapnya.

Dengan anggaran sekitar Rp13 miliar dan durasi pekerjaan 45 hari kalender, masyarakat kini menantikan realisasi pembangunan ruas Paguat-Dengilo.

Peningkatan kualitas jalan diharapkan dapat memperlancar transportasi, mempermudah mobilitas warga, serta menunjang aktivitas ekonomi masyarakat di Kecamatan Paguat dan Dengilo.

Example 300250