Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Pendidikan

Guru SLB di Gorontalo Dapat Kabar Baik, Bisa Kuliah S1 Gratis di UNG

2
×

Guru SLB di Gorontalo Dapat Kabar Baik, Bisa Kuliah S1 Gratis di UNG

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SEPUTARPOHUWATO.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo kembali menunjukkan komitmennya dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di daerah. Bekerja sama dengan Universitas Negeri Gorontalo (UNG), pemprov meluncurkan program beasiswa Strata Satu (S1) bagi para guru Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Provinsi Gorontalo.

Kabar baik itu diumumkan langsung oleh Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, di Gorontalo, belum lama ini.

“Ini adalah program terbaru dan merupakan terobosan pemerintah provinsi dalam rangka meningkatkan SDM, khususnya bagi guru-guru SLB yang selama ini kurang mendapatkan perhatian,” ujar Idah Syahidah.

Mantan Anggota DPR RI ini bilang bahwa seluruh guru SLB di Gorontalo, termasuk di wilayah terpencil seperti Gorontalo Utara, memiliki peluang yang sama untuk mendapatkan beasiswa ini. Beasiswa tersebut mencakup biaya pendidikan penuh selama empat tahun di UNG.

“Kesempatan ini sangat baik. Para guru SLB bisa menempuh pendidikan S1 secara gratis di UNG. Kami ingin adanya pemerataan kesempatan, terutama bagi para pejuang pendidikan untuk anak-anak disabilitas,” tambahnya.

Lebih lanjut, Idah menjelaskan bahwa di tengah tantangan efisiensi anggaran, Pemprov Gorontalo tetap berkomitmen untuk mendukung sektor pendidikan, terutama yang menyasar kelompok rentan dan termarjinalkan.

“Kami melihat belum adanya pemerataan keadilan untuk kaum disabilitas. Maka peningkatan SDM melalui guru-guru mereka menjadi penting, agar mereka mendapatkan hak yang sama dalam pendidikan,” tegasnya.

Program ini akan berlaku di seluruh kabupaten/kota di Gorontalo dan menjadi bagian dari upaya pemerataan pembangunan yang berkeadilan di bidang pendidikan.

“Semoga para guru SLB bisa memanfaatkan program ini sebaik-baiknya, demi masa depan pendidikan yang lebih inklusif di Gorontalo,” pungkas Idah Syahidah.

Example 300250
Example 120x600