Scroll untuk baca artikel
Daerah

Diikuti 300 Peserta, Pencanangan Hari Santri Nasional 2026 di Paguat Berlangsung Meriah

7
×

Diikuti 300 Peserta, Pencanangan Hari Santri Nasional 2026 di Paguat Berlangsung Meriah

Sebarkan artikel ini
Foto: Istimewa

SEPUTARPOHUWATO.COM – Pencanangan Hari Santri Nasional (HSN) ke-11 Tahun 2026 tingkat Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, berlangsung meriah di Taman Paguat, Kelurahan Pentadu, Selasa (20/10/2026).

Sekitar 300 peserta dari sekolah madrasah se-Kecamatan Paguat mengikuti kegiatan yang mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” tersebut.

Kegiatan diawali dengan jalan sehat yang dilepas langsung oleh Camat Paguat, Andri A.R. Pakilie, S.STP., M.Si., sekitar pukul 07.50 Wita.

Pencanangan ini menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, menumbuhkan semangat nasionalisme, sekaligus mengenang perjuangan para santri dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Danramil 1313-01/Paguat, Letda Inf Demsi Sasue, turut hadir dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan TNI terhadap kegiatan keagamaan dan pendidikan di wilayah binaan.

Kehadiran aparat TNI juga menjadi bagian dari upaya mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan hubungan silaturahmi antarelemen masyarakat semakin kuat, sekaligus mendorong terciptanya lingkungan yang harmonis dan kondusif.

Dalam sambutannya, Camat Paguat, Andri A.R Pakilie, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya pencanangan Hari Santri Nasional tingkat Kecamatan Paguat.

Mantan Sekcam Marisa ini mengajak para santri untuk terus belajar dengan tekun dan meneruskan perjuangan para pendahulu melalui pendidikan serta pengabdian kepada bangsa dan negara.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pohuwato, Rais Abaidata, S.Ag., mengingatkan pentingnya memperkuat keimanan, membangun akhlak mulia, dan meningkatkan kualitas pendidikan.

Kakan Kemenag ini juga mengajak para santri untuk menjaga persatuan, menjunjung tinggi toleransi, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Tanah Air.

Generasi muda diharapkan mampu bersikap bijak dalam pergaulan dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai agama serta budaya bangsa.

Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa santri tidak hanya berperan dalam kehidupan keagamaan, tetapi juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga persatuan dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Plt. Komda Yayasan Alkhairaat Kabupaten Pohuwato, Abdul Muthalib Karim, turut mengajak para tenaga pendidik untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab secara profesional.

Menurutnya, peran tenaga pendidik sangat penting dalam membentuk generasi muda yang berilmu, berkarakter, dan berakhlak mulia.

Kegiatan ini juga dihadiri jajaran ASN Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pohuwato, Camat Paguat beserta staf, kepala sekolah, guru madrasah, serta siswa-siswi dari berbagai sekolah di Kecamatan Paguat.

Rangkaian pencanangan ditutup dengan pelepasan balon ke udara sebagai tanda peresmian kegiatan Hari Santri Nasional tingkat Kecamatan Paguat.

Melalui peringatan Hari Santri Nasional 2026, semangat “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas” diharapkan tidak sekadar menjadi slogan, tetapi juga menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus menuntut ilmu, menjaga akhlak, memperkuat persatuan, dan ikut membangun bangsa menuju Indonesia Emas 2045.

Example 300250