SEPUTARPOHUWATO.COM – Prestasi membanggakan ditorehkan SDN 06 Lemito, Kecamatan Lemito, Kabupaten Pohuwato.
Sekolah tersebut berhasil lolos seleksi tahap I dan tahap II Program Sahabat Sekolah Dasar Tahun 2026 dan dipercaya mewakili Provinsi Gorontalo pada tingkat nasional.
Kegiatan tingkat nasional tersebut dilaksanakan di Yogyakarta oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) pada 10 – 13 Agustus 2026.
Atas prestasi tersebut, SDN 06 Lemito mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Pohuwato.
Kepala SDN 06 Lemito, Fitriwati Husain, bersama empat siswa kelas V, didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pohuwato, Arman Mohamad, menemui Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, di ruang kerjanya, Rabu (26/8/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Iwan S. Adam menyerahkan Sertifikat Penghargaan Sahabat Sekolah Dasar Tahun 2026 dari Direktorat Sekolah Dasar, Kemendikdasmen.
Penyerahan sertifikat tersebut turut didampingi Sekretaris Daerah Pohuwato, Iskandar Datau.
Kepala SDN 06 Lemito, Fitriwati Husain, menjelaskan keberhasilan sekolahnya berawal dari aksi nyata Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (G7KAIH) dan Gerakan Rukun Sama Teman (GRST).
Program tersebut kemudian diikutsertakan dalam seleksi yang dilaksanakan secara daring.
“Pada seleksi tahap 1, kami mengirimkan video Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Gerakan Rukun Sama Teman. Timnya terdiri dari kepala sekolah bersama empat siswa,” ujar Fitriwati.
Video tersebut selanjutnya dinilai oleh Direktorat Sekolah Dasar Kemendikdasmen.
Setelah dinyatakan lolos seleksi tahap pertama, SDN 06 Lemito kembali mengikuti seleksi tahap kedua melalui wawancara secara daring bersama Direktorat Sekolah Dasar.
Dalam wawancara yang berlangsung sekitar 30 menit itu, Fitriwati memaparkan pelaksanaan program Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di sekolah.
“Setelah pemaparan, ada pertanyaan dari Direktorat Sekolah Dasar. Anak-anak juga ikut menguatkan apa yang saya paparkan,” jelasnya.
Para siswa juga mendapat pertanyaan untuk memastikan program yang disampaikan kepala sekolah benar-benar diterapkan dalam aktivitas di sekolah.
Dari dua tahapan seleksi tersebut, SDN 06 Lemito akhirnya dinyatakan lolos dan menjadi wakil Provinsi Gorontalo pada tingkat nasional.
Fitriwati yang juga Ibu Bhayangkari Pohuwato ini mengungkapkan, dirinya bersama empat siswa kemudian diundang mengikuti kegiatan nasional di Yogyakarta.
“Alhamdulillah kami lolos dari dua seleksi itu dan diundang ke Yogyakarta. Ada 80 SD dari seluruh Indonesia yang hadir untuk menerima pembekalan sekaligus sertifikat penghargaan,” ungkapnya.
Selain sertifikat, peserta juga menerima selendang, kaos dan pin.
Menurut Fitriwati, perlengkapan tersebut nantinya akan digunakan para siswa dalam melaksanakan aksi nyata Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Gerakan Rukun Sama Teman di sekolah.
Proses pendaftaran program tersebut telah dilakukan sejak Mei 2026.
Siswa yang mengikuti program juga harus memenuhi ketentuan masih duduk di kelas IV saat proses pendaftaran.
Empat siswa yang terlibat dalam program tersebut yakni Zulfiah Adam, Razak Malik Pilobu, Adam Faiz Lasabon dan Shakila Ramadhani Jahidji.
Keempat siswa itu terdiri dari dua siswa perempuan dan dua siswa laki-laki.
Tak berhenti di Yogyakarta, Fitriwati bersama empat siswa tersebut juga kembali mendapat undangan dari Direktorat Sekolah Dasar untuk mengikuti kegiatan di Ancol, Jakarta.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24 November 2026.
Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam pun menyampaikan apresiasi atas prestasi yang berhasil diraih SDN 06 Lemito.
Menurutnya, keberhasilan tersebut menjadi capaian yang membanggakan karena sekolah dari Kecamatan Lemito mampu membawa nama Provinsi Gorontalo ke tingkat nasional.
“Ya, kami pemerintah daerah sangat bangga. Prestasi ini akan kami sampaikan kepada Bapak Bupati. Semoga dengan penghargaan ini menjadikan sekolah ini lebih dikenal lagi,” kata Iwan.
Orang nomor dua di Pohuwato ini menilai bahwa prestasi tersebut tidak diraih dengan mudah karena SDN 06 Lemito harus melewati proses seleksi dan bersaing dengan banyak sekolah di Provinsi Gorontalo.
Iwan juga mendorong keempat siswa yang terlibat agar terus belajar, mengembangkan kemampuan dan mengejar cita-cita.
“Kami berharap keempat anak ini bisa terus berkembang, rajin belajar dan insyaallah meraih cita-cita,” ujarnya.
Wakil Bupati juga berharap keberhasilan SDN 06 Lemito dapat menjadi motivasi bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Pohuwato.
“Ke depan, kami juga berharap sekolah lainnya dapat mengikuti jejak SDN 06 Lemito melalui berbagai kegiatan positif di sekolah,” katanya.
Iwan menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pohuwato akan terus mendorong sekolah dan para guru untuk melahirkan berbagai inovasi serta prestasi.
Mantan Aleg 2 periode inipun berharap berbagai inovasi tersebut dapat membuka peluang bagi sekolah di Pohuwato untuk memperoleh penghargaan dari pemerintah pusat melalui kementerian terkait.
“Keberhasilan SDN 06 Lemito menjadi wakil Provinsi Gorontalo di tingkat nasional sekaligus menunjukkan bahwa berbagai program positif yang diterapkan di sekolah dapat memberikan dampak dan prestasi, baik bagi sekolah maupun daerah,” tutup Wabup Iwan.













