Scroll untuk baca artikel
Daerah

RSUD Lemito Naik Kelas! Tiga Gedung Baru Diresmikan, Layanan Operasi Resmi Dibuka

14
×

RSUD Lemito Naik Kelas! Tiga Gedung Baru Diresmikan, Layanan Operasi Resmi Dibuka

Sebarkan artikel ini
Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga meresmikan tiga gedung baru sekaligus meluncurkan pelayanan kamar bedah perdana di Rumah Sakit Pratama, Kamis (06/08/2026).

SEPUTARPOHUWATO.COM – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lemito terus menunjukkan perkembangan signifikan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kamis (06/08/2026), Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga meresmikan tiga gedung baru sekaligus meluncurkan pelayanan kamar bedah perdana di rumah sakit tersebut.

Peresmian ini menjadi tonggak penting bagi RSUD Lemito. Pasalnya, sejak mulai beroperasi pada pertengahan 2022, rumah sakit tersebut belum memiliki layanan tindakan operasi. Kini, masyarakat di wilayah barat Kabupaten Pohuwato dapat menjalani operasi di RSUD Lemito tanpa harus dirujuk ke rumah sakit lain.

Peresmian dihadiri Ketua Bapemperda DPRD Pohuwato Rizal Pasuma, tokoh masyarakat sekaligus mantan Wakil Bupati Pohuwato Suharsi Igirisa, Kepala Dinas Kesehatan Pohuwato Fidi Mustafa, Camat Lemito Fatmah Katili, Camat Wanggarasi Elan Mohi, Direktur Rumah Sakit Multazam Medical Center (MMC), para kepala desa, Tim Ahli Bupati, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Setda Pohuwato Ikbal Mbuinga, serta jajaran tenaga kesehatan RSUD Lemito.

Dalam sambutannya, Bupati Saipul mengaku bersyukur atas selesainya pembangunan fasilitas baru yang dinilai menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat meresmikan tiga gedung baru sekaligus pengoperasian beberapa fasilitas di rumah sakit ini. Ini merupakan bukti semangat dan komitmen seluruh jajaran RSUD Lemito untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Saipul.

Menurutnya, pengembangan RSUD Lemito merupakan langkah strategis untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat, terutama warga di wilayah barat Pohuwato.

Meski pemerintah daerah sedang menghadapi efisiensi anggaran, Saipul menegaskan pembangunan sektor kesehatan tetap menjadi prioritas.

“Kita memahami kondisi fiskal daerah saat ini sedang mengalami efisiensi. Namun demikian, kita tetap optimistis membangun daerah, terutama pada sektor pelayanan kesehatan. Semangat untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tidak boleh surut,” tegasnya.

Bupati berharap kehadiran fasilitas baru tersebut mampu mengurangi rujukan pasien ke rumah sakit lain.

“Saya berharap masyarakat di wilayah barat Pohuwato, bahkan dari daerah tetangga, tidak perlu lagi harus dirujuk ke Rumah Sakit MMC maupun RSUD Bumi Panua. Insyaallah, dengan fasilitas yang terus bertambah, RSUD Lemito mampu memberikan pelayanan yang semakin lengkap dan berkualitas,” harapnya.

Ia juga mengingatkan seluruh tenaga kesehatan agar terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Semangat kami untuk terus memberikan dukungan sangat bergantung pada bagaimana saudara-saudara memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Layani masyarakat dengan sepenuh hati karena itulah tujuan utama keberadaan rumah sakit ini,” pesannya.

Sementara itu, Direktur RSUD Lemito Fitriyanti Ismail mengatakan peresmian tersebut menjadi momentum bersejarah dalam perjalanan rumah sakit yang dipimpinnya.

Selain meluncurkan pelayanan kamar bedah perdana, RSUD Lemito juga meresmikan gedung rawat inap, gedung bedah, gedung rawat inap anak, serta gedung pemeliharaan sarana rumah sakit.

Fitriyanti menjelaskan RSUD Lemito mulai beroperasi pada Juni 2022 dengan nama Rumah Sakit Pratama Lemito. Selanjutnya, pada November 2024 statusnya berubah menjadi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lemito.

Perkembangan rumah sakit terus berlanjut. Pada Desember 2024, RSUD Lemito berhasil meraih akreditasi dengan predikat Utama, yang merupakan tingkat kedua tertinggi setelah Paripurna.

“Predikat Utama ini menjadi salah satu syarat penting dalam kerja sama dengan BPJS Kesehatan sehingga masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan yang lebih mudah dan optimal,” jelas Fitriyanti.

Ia berharap dukungan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan terus berlanjut agar RSUD Lemito semakin berkembang.

“Membangun rumah sakit bukan hanya membangun gedung, tetapi juga membangun kepercayaan dan masa depan kesehatan masyarakat. Kami ingin RSUD Lemito menjadi rumah harapan, tempat masyarakat datang dengan kecemasan dan pulang dengan keyakinan serta harapan untuk sembuh,” ungkapnya.

Usai peresmian, Bupati Saipul bersama para tamu undangan melakukan pengguntingan pita sebagai tanda resmi beroperasinya fasilitas baru tersebut. Rombongan kemudian meninjau seluruh gedung yang telah selesai dibangun. Sejumlah ruangan bahkan telah digunakan untuk melayani pasien, menandai dimulainya babak baru pelayanan kesehatan di RSUD Lemito.

Example 300250