SEPUTARPOHUWATO.COM – Momentum buka puasa bersama (bukber) yang digelar Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Korps Alumni HMI (KAHMI) Pohuwato menjadi ajang mempererat silaturahmi sekaligus penguatan komitmen keumatan dan kebangsaan.
Kegiatan yang berlangsung di Kedai Inspirasi Marisa, Kabupaten Pohuwato, Rabu (11/03/2026) itu dihadiri langsung oleh Pimpinan Cabang (Pinca) Bank Sulawesi Utara-Gorontalo (BSG) Marisa, Zulhijas A Rasyid.
Dalam kesempatan tersebut, Zulhijas yang juga merupakan alumni HMI mengajak para kader untuk tidak hanya aktif berdiskusi, tetapi juga mampu menangkap peluang usaha di tengah perkembangan zaman.
Menurutnya, kader HMI harus mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan serta tetap konsisten menjaga nilai-nilai akademis, keislaman, dan kebangsaan.
“HMI dan KAHMI harus terus solid. Nilai-nilai kekaderan harus ditingkatkan melalui pemanfaatan peluang yang ada, seperti berwirausaha dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat,” ujar Zulhijas.
Mantan Pimpinan Unit BSG Popayato ini menilai, generasi muda memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian daerah, termasuk di Kabupaten Pohuwato.
Karena itu, Zulhijas berharap HMI tidak hanya menjadi ruang diskusi intelektual, tetapi juga mampu melahirkan kader-kader yang mandiri dan berani membangun usaha.
Dalam suasana yang penuh kehangatan, Ijas sapaan akrab Zulhijas A. Rasyid ini juga mengaku merasa istimewa dapat berada di tengah para kader dan alumni HMI yang dinilainya sebagai bagian dari kaum intelektual yang memiliki kontribusi besar bagi pembangunan daerah.
“Tentu ini menjadi momen berharga bagi saya untuk mendengarkan saran dan masukan dari para kaum intelektual HMI dan Alumni HMI Pohuwato,” tambahnya.
Kegiatan buka puasa bersama tersebut kemudian ditutup dengan diskusi ringan mengenai peran perbankan dan generasi muda dalam mendukung stabilitas ekonomi daerah.
Diskusi itu sekaligus mempererat hubungan antara sektor profesional dan gerakan mahasiswa di Bumi Panua.

























