SEPUTARPOHUWATO.COM – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, mengingatkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato agar tetap solid serta berpegang teguh pada sumpah dan janji Korpri, meskipun daerah tengah dihadapkan pada kondisi efisiensi anggaran.
Penegasan tersebut disampaikan Saipul Mbuinga saat memimpin apel awal tahun kinerja 2026 yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Pohuwato, Senin (05/01/2026).
Dalam arahannya, Saipul menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran ASN karena telah memasuki awal tahun kerja 2026.
Orang nomor satu di Kabupaten Pohuwato ini juga mengapresiasi kinerja ASN yang dinilainya telah bekerja maksimal selama satu tahun terakhir.
“Saya bersama Wakil Bupati dan seluruh jajaran menyampaikan selamat tahun baru, kita sudah berada di awal tahun kerja 2026. Selama setahun terakhir, kita telah menjalankan amanat rakyat dan bekerja untuk rakyat,” ujar Saipul.
Meski diakui Bupati Saipul bahwa pada tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Pohuwato menghadapi kondisi fiskal yang terbatas. Namun, keterbatasan tersebut menurutnya tidak boleh melemahkan semangat kerja dan pengabdian ASN.
“Memang di tahun 2026 ini kita diperhadapkan dengan kondisi fiskal yang terbatas. Tetapi ini tidak harus mengurangi semangat kerja kita semua,” tegasnya.
Bupati 2 periode inipun mengingatkan ASN untuk memiliki tanggung jawab moral dan profesional yang kemudian diikat oleh sumpah dan janji Korpri untuk melayani masyarakat.
“Aparatur Sipil Negara berada di balik sumpah. Ada sumpah Korpri dan janji Korpri untuk kemudian bekerja dalam rangka melayani apa yang menjadi harapan masyarakat,” katanya.
Menurutnya, jabatan kepala daerah dan wakil kepala daerah bersifat sementara, sementara ASN akan mengakhiri pengabdian saat memasuki masa purna bakti.
“Saya dan Wakil Bupati sebagai pejabat politik sewaktu-waktu bisa berakhir masa jabatan. Sementara ASN baru berakhir pada saat purna bakti. Untuk eselon II, III, dan IV, perjalanan pengabdiannya masih panjang,” jelas Saipul.
Oleh karena itu, iapun mengajak seluruh ASN untuk terus bekerja secara sinergi dan berkolaborasi dalam menjalankan roda pemerintahan di tahun 2026.
Bupati Saipul juga menjelaskan bahwa efisiensi anggaran tidak hanya dirasakan oleh Pohuwato, tetapi juga oleh seluruh daerah di Indonesia. Hal tersebut merupakan dampak dari kebijakan pemerintah pusat dalam mendukung sejumlah program strategis nasional.
“Kebijakan efisiensi ini diambil untuk mendukung program strategis nasional, seperti program Makanan Bergizi (MBG) dan program-program strategis lainnya,” ungkapnya.
Meski demikian, Bupati Saipul optimistis kondisi fiskal nasional ke depan akan berdampak positif bagi daerah.
Apel awal tahun kinerja 2026 tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Pohuwato Iwan Adam, Sekretaris Daerah Iskandar Datau, pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrasi dan fungsional, ASN, serta PPPK di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pohuwato.


























