SEPUTARPOHUWATO.COM – Komandan Korem (Danrem) 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hardo Sihotang, menegaskan bahwa program cetak sawah di Kabupaten Pohuwato merupakan langkah strategis dalam membangun masa depan kedaulatan pangan bagi masyarakat.
Penegasan tersebut disampaikan Brigjen TNI Hardo Sihotang saat melakukan peninjauan langsung lokasi program cetak sawah bersama Kapok Sahli Pangdam XIII/Merdeka, Brigjen TNI Saptono, di Desa Motoluhu Selatan, Kecamatan Randangan, Kabupaten Pohuwato, Minggu (04/01/2026).
Menurutnya, program cetak sawah ini tidak hanya bertujuan membuka lahan pertanian baru, tetapi mengoptimalkan lahan tidur agar menjadi lahan produktif yang mampu menopang ketahanan pangan daerah.
“Program ini bukan sekadar membuka lahan, tetapi membangun masa depan kedaulatan pangan bagi masyarakat Pohuwato dan sekitarnya. Kami hadir untuk memastikan setiap kendala di lapangan dapat teratasi dengan cepat,” ujar jenderal bintang satu tersebut.
Memasuki hari kedua kunjungan kerjanya di wilayah Kabupaten Pohuwato, Danrem 133/NW bersama Kapok Sahli Pangdam XIII/Merdeka, Brigjen TNI Saptono, melakukan pengecekan langsung progres perluasan area tanam guna memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai target.
Sementara itu, Brigjen TNI Saptono menambahkan bahwa pengawasan secara rutin menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas pekerjaan, khususnya pada aspek irigasi dan kesiapan lahan.
“Pengawasan harus dilakukan secara berkelanjutan agar kualitas irigasi dan kondisi tanah benar-benar layak untuk mendukung masa tanam perdana nantinya,” jelasnya.
Peninjauan tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung program ketahanan pangan nasional yang menjadi prioritas pemerintah, sekaligus memastikan kesiapan teknis di lapangan sebelum memasuki tahap penanaman.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kasi Intel Kasrem 133/NW Kolonel Kav Erwandarno, Kasiter Kasrem 133/NW Kolonel Kav Eko Julianto Ramadan M.Tr.(Han), Dandim 1313/Pohuwato Letkol Arm Fiad Swandana, Kepala Dinas Pertanian Pohuwato Kamri Alwi, Tim SID Jefri Debads S.P., personel Koramil 1313-01/Marisa, Kepala KPBJ Kecamatan Randangan Atto, serta Tim Pengawas Unstrad.




























