SEPUTARPOHUWATO.COM – Kabar menggembirakan datang dari Pemerintah Kabupaten Pohuwato. Dokumen Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 akhirnya resmi disampaikan ke DPRD.
Laporan ini menjadi penanda tahun pertama kinerja Pemerintahan SIAP dalam menjalankan program pembangunan daerah periode 2025-2029.
Penyampaian tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, dalam Rapat Paripurna DPRD dengan agenda Penyampaian Nota Pengantar Pemerintah Daerah terhadap LKPJ Kepala Daerah Tahun 2025, yang digelar di ruang rapat DPRD Pohuwato, Kamis (26/03/2026) malam.
Dalam kesempatan itu, Bupati mengungkapkan bahwa arah pembangunan daerah mengacu pada Peraturan Daerah Nomor 2 Tahun 2025 tentang RPJMD 2025-2029, dengan visi besar “Pohuwato Sehat, Hijau, Handal, Agamis, dan Produktif (Pohuwato SIAAP)”.
“Dalam dokumen RPJMD tersebut telah ditetapkan arah kebijakan pembangunan daerah untuk lima tahun ke depan,” ujar Saipul.
Tak main-main, pencapaian visi tersebut dijalankan melalui enam misi utama, mulai dari peningkatan kualitas SDM, penguatan ekonomi dan investasi, pembangunan infrastruktur merata, hingga tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas.
Yang mengejutkan, pada misi tata kelola pemerintahan, capaian kinerja justru melampaui target. Indeks Reformasi Birokrasi yang ditargetkan 74 persen, berhasil direalisasikan hingga 77,53 persen atau mencapai 104,77 persen.
“Ini menunjukkan kinerja pemerintah berjalan optimal dalam melayani masyarakat,” jelasnya.
Tak hanya itu, sederet prestasi juga berhasil diraih sepanjang tahun 2025. Mulai dari nilai Indeks Perencanaan Pembangunan Daerah yang mencapai 91, hingga capaian Indeks Pengelolaan Keuangan Daerah (IPKD) dengan kategori cukup baik dari Pemerintah Provinsi Gorontalo.
Di bidang perlindungan anak, Pohuwato juga sukses menyandang status Kabupaten Layak Anak kategori Pratama tingkat nasional.
Sementara di sektor pendidikan, Pohuwato mendapat penghargaan dari Gubernur Gorontalo sebagai daerah dengan persentase tertinggi dalam penerapan Penjaminan Mutu Pendidikan (PMP) jenjang PAUD, serta capaian delta indeks Standar Pelayanan Minimal (SPM) tertinggi tahun 2025.
Yang tak kalah mencuri perhatian, Pemkab Pohuwato juga berhasil mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 12 kali berturut-turut.
“Mohon doa dan dukungannya agar tahun 2025 kita kembali meraih WTP ke-13,” pungkas Saipul.
Meski begitu, ia menegaskan berbagai kekurangan yang masih ada akan menjadi bahan evaluasi demi perbaikan ke depan.




























